Thursday, 27 July, 2017 - 06:46

Penghasilan Rp54 Juta/Tahun Tak Kena Pajak

Sejumlah pegawai di kantor Gubernur saat mengikuti apel sekaligus mendengarkan mensosialisasikan UU Tax Amnesty, Rabu 31 Agustus 2016. (Foto : Humas Pemprov)

KKP Pratama Palu Sosialisasikan Tax Amnesty ke ASN Pemprov

Palu, Metrosulawesi.com - Kantor Pelayanan Pajak (KKP) Pratama Palu melalui Sihaboedin Efendi mengungkapkan pasca dikeluarkannya Undang-undang Tax Amnesty (Pengampunan Pajak), Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) pada 2016 untuk wajib pajak mengalami perubahan. Sebelumnya, penghasilan Rp3 juta per bulan masuk kategori PTKP, namun kini berubah menjadi Rp4,5 juta per bulan atau setara Rp54 juta per tahun.

Hal ini diungkapkannya saat sosialisasi UU Tax Amnesty dihadapan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulteng di Kegiatan Apel pagi di Halaman Kantor Gubernur, Selasa, 30 Agustus 2016.

Apel ini dipimpin langsung Gubernur Sulteng H Longki Djanggola.

"Tax amnesty merupakan terobosan kebijakan pemerintah menghapus pajak yang seharusnya terutang tapi tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, melainkan dengan membayar sejumlah uang tebusan atas harta kekayaan wajib pajak," ujar Sihaboedin Efendi.

Lebih lanjut dijelaskannya, perhitungan jumlah tebusan objek pajak di dalam negeri didasari pada jangka waktu pelaporannya. Tebusan dua persen dari total harta bersih berlaku selama Periode 1 Juli-30 September 2016. Untuk tebusan tiga persen dari 1 Oktober hingga 30 Desember 2016. Sementara tebusan lima persen untuk periode 1 Januari sampai 31 Maret 2017.

"Bilamana ada harta atau aset yang tidak dilapor selama 3 periode tersebut, maka wajib pajak dikenai sanksi sebesar 200 persen dari PPh," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Longki mengingatkan peran ASN sebagai diseminator kebijakan publik ke masyarakat.

"Bagi saudara-saudara ASN, juga berwenang mensosialisasikan Tax amnesty kepada masyarakat luas," kata Gubernur.

"Kalau semua kebijakan langsung disosialisasikan, saya yakin apa yang diharap lewat Tax amnesty dapat tercapai," tandas Longki Djanggola.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.