Sunday, 22 October, 2017 - 19:58

Pengurus Cabor Panahan Sulteng Terbentuk

BENTUK PENGURUS - Ketua Perpani Sulteng, Danny Syamsu Wawolumaja saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto : Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kabar baik bagi atlet pecinta olahraga panahan di Sulawesi Tengah. Pasalnya, kepengurusan cabang olahraga tersebut di Sulawesi Tengah sudah terbentuk. Jika tidak ada aral melintang, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua mendatang Sulawesi Tengah akan mengikutsertakan atlet di cabor panahan ini.

Kepengurusan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sulawesi Tengah terbentuk pada Rabu 14 Desember 2016 lalu. Meski sudah tersusun nama-nama pengurusnya, namun kepengurusan Perpani Sulteng masih menunggu surat keputusan (SK) Pengurus Pusat (PP) Perpani untuk pengesahannya.

Kepengurusan Perpani Sulteng diketuai oleh Danny Syamsu Wawolumaja, ketua harian Ikhlas Kalbi, sementara Sekretaris umum Hamzah.

“Kita tinggal menunggu SK dari PP Perpani saja. Setelah itu baru kita mulai menyusun program-program,” ungkap ketua Perpani Sulteng yang baru dibentuk itu usai rapat pembentukan pengurus Perpani Sulteng di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulteng di Jalan Ahmad Dahlan, Palu.

Melalui kepengurusan cabor panahan ini, diharapkan dapat menjadi landasan lahirnya club-club panahan di Sulawesi Tengah yang selama ini masih sulit ditemui. Selain itu, melalui cabang olahraga terukur ini Sulawesi Tengah kedepan juga diharapkan bisa semakin meningkatkan prestasi torehan medali pada Pekan Olahraga Nasional.

“Panahan bisa dibilang salah satu tambang emas pada pekan olahraga, karena pada cabor ini banyak nomor yang dipertandingkan sehingga peluang merebut medali juga banyak,” ungkap Dani, sapaan akrab pria yang juga pengurus KONI Sulteng itu.

Setelah nantinya SK kepengurusan Perpani Sulteng diterbitkan, ia berharap seluruh pengurus segera membuat program untuk melahirkan calon atlet-atlet berprestasi yang dapat mewakili Sulteng di cabor panahan.

“Semoga setelah kita sudah bisa mulai bekerja, nanti juga akan lahir club-club panahan. Saya yakin jika kita mau bekerja secara maksimal kita pasti bisa lebih baik meskipun ini merupakan cabor yang baru ada kepungurusannya di Sulawesi Tengah,” katanya.

Cabor panahan memang merupakan salah satu cabor terukur yang mempertandingkan cukup banyak nomor pertandingan di setiap kejuaraan. Pada PON XIX 2016 Jawa Barat lalu setidaknya tercatat sebanyak 18 nomor dipertandingkan, masing-masing 9 nomor putra dan putri.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.