Thursday, 29 June, 2017 - 08:20

Penting Memotivasi Siswa Dalam Menghadapi UN

Kepala SMK Negeri 3 Palu, Triyono dan Kepala SMA Negeri 1 Palu, Zulfikar. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Selain menerapkan soal-soal Ujian Nasional (UN) tahun lalu ke siswa kelas III, sejumlah sekolah juga terus memberikan motivasi ke siswa, agar mereka mengikuti UN semangat. Maka menurut sejumlah sekolah motivasi itu penting diterapkan ke siswa, dalam menghadapi UN.

Kepala SMK Negeri 3 Palu Triyono mengatakan pihaknya dari tahun ketahun, telah memberikan reword bagi siswa yang mendapatkan nilai tertinggi atau rangking satu, akan diberikan hadiah oleh sekolah, hal ini salah satu bentuk motivasi agar mereka semangat dalam mengikuti UN.

"Untuk mencapai nilai yang baik di UN tahun 2017, pihaknya terus memberikan motivasi kepada siswa, maka perlu ada penerapan dalam bentuk kisi-kisi UN, dan guru-guru juga menganalisa beberapa mata pelajaran yang di ujiankan nasional, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan, serta Ujian Kompetensi Keahlian," katanya, Kamis 09 Maret 2017.

Triyono mengatakan dari mata pelajaran itu, pihaknya programkan, bagaimana guru itu memberikan meteri namun berfokus kepada kisi-kisi.

"Kemudian guru juga, di anjurkan memberikan latihan-latihan soal-soal UN, sehingga kami menyiapkan kelengkapan yang dibutuhkan oleh guru, salah satunya misalnya dokumen soal-soal tahun lalu, kami di sekolah masih menyimpanya sehingga para guru tidak susah lagi mencarinya, dan para siswa juga," ujarnya.

Triyono mengungkapkan pihaknya juga memberikan pemahaman kepada siswa, memang UN tidak penentu kelulusan, akan tetapi UN merupakan prestasi yang paling bagus.

"Kami terus memberikan penguatan kepada para siswa, bahwa ujian baik itu UN, Ujian Sekolah Bestandar Nasional (USBN) dan ujian lainya, itu sangat penting di ikuti, untuk mengukur kemampuan siswa, selama tiga tahun bersekolah, namun tidak mendapatkan hasil, tentunya ini perlu di perhatikan oleh siswa," ungkapnya.

Kata dia, para siswa terus diberikan pembekalan, bukan hanya di kompetensi pengetahuanya saja, akan tetapi kompetensi keterampilan terutama melalui komputer.

"Maka diadakanlah simulasi UNBK, dan ini dapat melatih siswa terutama dari sisi mental, juga dapat menguragi kebocoran soal, serta sisi kejujurannya telah dilatih dengan baik," ujarnya.

Triyono mengatakan ada yang penting di tingkat SMK, yaitu inti dari semuanya yaitu praktek kejuruan, sehingga pihaknya bekerjsama dengan industry, untuk menilai para siswa.

"Tetunya kami menargetkan para siswa, memperoleh nilai yang memuaskan sesuai dengan standar 5,5, jikalau ada yang melebih itu lebih baik lagi," ungkapnya.
Kata Triyono bahkan ada yang tahun lalu, siswanya mendapatkan nilai sembilan, dan kemudian di tahun 2015 ada siswa SMKN 3 Palu mendapatkan nilai 100.
"Tentunya kami mengharapkan, kepada siswa bisa saling mengisi dengan berkerjasama dalam belajar kelompok, sehingga bisa juga mendapatkan nilai tertinggi UN," katanya.

Terpisah Kepala SMA Negeri 1 Palu Zulfikar mengatakan hal yang sama bahwa pihaknya juga terus memberikan motivasi dalam bentuk imbauan agar para siswa menghadapi UN bisa semangat.

"Kami telah berkerjasama dengan orang tua, jika di sekolah khusus kelas III itu kami sudah melarang para siswa untuk mengikuti kegiatan organisasi di sekolah," katanya.

Kata dia, mereka sudah harus konsentrasi di UN, dan pihaknya meminta kesampingkanlah persoalan lain, betul-betul waktu itu dimanfaatkan dengan baik untuk belajar.

"Jika para siswa nanti mau ujian belajar ini sangat salah, harus dari jauh sebelumnya perlu ada persiapan yang matang, sehingga kami telah menegaskan para siswa untuk belajar dengan penuh ikhtiar, doa dan usaha," ujarnya.

Zulfikar mengatakan pihaknya akan terus memberikan motivasi dan arahan ke siswanya, jika ada siswa yang meraih nilai tertinggi, sekolah akan apresiasi dengan baik dan memberikan suatu penghargaan kepada siswa tersebut.

"Berusahalah dengan baik, jujur disiplin, jaga kesehatan, dan agar dalam mengikuti UN, bisa segar dan rileks, tidak perlu terlalu tegang santai, unsahakan otak itu bisa dingin dalam menjawab soal," ujarnya.

Zulfikar mengungkapkan motivasi itu penting untuk siswa, karena lebih meningkatkan rasa semangat para siswa dalam menghadapi UN.


Editor : Masruhim Parukkai

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.