Friday, 21 September, 2018 - 10:25

Penyelenggara Pilkada Diminta Jaga Keharmonisan

Ruslan Husen. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Bungku, Metrosulawesi.com - Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah Ruslan Husen meminta lembaga penyelenggara, yakni Panwaslu dan KPU di daerah yang sedang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjaga hubungan keharmonisan kelembagaan.

"Kategori harmonis yang dimaksud itu bisa ditandai terbukanya akses informasi mengenai kegiatan dan data yang harus diketahui oleh publik," ungkap Ruslan kepada Metrosulawesi di Sekertariat Panwaslu Kabupaten Morowali di Kelurahan Bungi Bungku Tengah, Kamis 18 Januari 2018.

Target utama mengenai perlunya keharmonisan kedua lembaga, agar dapat mengoptimalkan atau mendukung segala jenis kegiatan masing-masing lembaga, atau akan memudahkan pemecahan akar permasalahan yang sedang dihadapi.

"Ketika hubungan harmonis itu terjadi, maka dengan sendirinya permasalahan yang sifatnya tantangan eksternal mudah untuk ditangani," ujarnya.

Khusus untuk pemilihan kepala daerah di Kabupaten Morowali, dengan beberapa proses tahapan yang sudah terlampaui, dijajaran Panwaslu maupun Bawaslu saat ini fokus memaksimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) kesiapan pengawas.

"Baik itu Panwaslu kecamatan, desa sampai ditingkatan pengawas tiap TPS ini yang perlu dimaksimalkan. Hal seperti ini dilakukan dalam rangka penanganan indikasi pelanggaran," sebutnya.

Dengan memaksimalkan SDM dengan begitu para pengawas tidak ragu lagi memberikan sosialisasi keruang publik ciri-ciri potensi pelanggaran, termasuk pula ketika ada pelanggaran terjadi maka sudah dapat mengetahui tindakan apa yang pantas dilakukan.

"Dalam konteks hubungan Bawaslu dan KPU, sampai detik ini tidak ada masalah karena keharmonisan senantiasa tetap dipertahankan. Lembaga ini saling terbuka dalam hal soal informasi sekaligus tetap menjalankan tugas sesuai koridor  masing-masing," katanya.
 
 
Editor: Elwin