Friday, 17 August, 2018 - 17:24

Pergok Pencuri, Guru di Palu Alami Sembilan Tikaman

Polisi saat melakukan olah TKP di rumah korban kasus curas di Jalan Sriwijaya. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Seorang wanita yang berprofesi sebagai seorang guru, warga Jalan Sriwijaya, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, sekitar pukul 00.30 Wita, Sabtu 2 Juni 2018 harus dilarikan ke Rumah Sakit, setelah dirinya menjadi korban kekerasan oleh seorang pelaku pencurian dan kekerasan (curas) di rumahnya sendiri.

Informasi yang diperoleh, wanita malang yang bernama Amiati (50) harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu akibat sembilan luka tusukan senjata tajam yang di lakukan oleh pelaku curas yang saat ini masih belum diketahui identitasnya.

Menurut keterangan saksi MS (16), kejadian berawal saat pelaku curas yang diketahui merupakan seorang pria masuk ke rumah korban melalui pintu samping dengan cara merusak pintu. Setelah berhasil masuk, pelaku yang diketahui berjumlah satu orang itu hendak mengambil barang yang ada di dalam rumah korban, namun perbuatan pelaku diketahui oleh korban yang juga pemilik rumah.

Naas bagi Amiati (korban_Red), saat di ruang tengah, korban bertemu dengan pelaku. Merasa terancam dan aksinya di ketahui, pelaku pun langsung menyerang korban dengan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka tusukan senjata tajam sebanyak sembilan kali dibeberapa bagian tubuhnya, termasuk leher.

Mendengar kejadian itu, MS yang saat itu sedang berada didalam kamarnya, sontak terbangun dan keluar dari kamarnya serta langsung mencoba mengejar pelaku, sambil berteriak minta tolong. Namun pelaku berhasil melarikan diri dengan cara melewati pintu samping.

Tidak berhasil mengejar pelaku, MS langsung kembali ke rumah dan mendapati korban berlumuran darah akibat beberapa luka tusukan senjata tajam, dan langsung meminta bantuan. Warga yang datang pun membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk mendapatkan pertolongan.

Saat ini korban yang berprofesi sebagai seorang guru itu sedang menjalani perawatan intensif di Rs.Bhayangkara Palu.

Kapolres Palu AKBP Mujianto Sik, membenarkan kejadian pencurian dan kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami luka di bagian leher.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, dengan cara melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi," ungkapnya.


Editor: M Yusuf Bj

Tags: