Tuesday, 22 May, 2018 - 04:27

Persaingan Masuk Untad Ketat

UJIAN SBMPTN - Tampak peserta SBMPTN serius mengerjakan soal di salah satu ruangan ujian di Untad, Selasa, 8 Mei 2018. (Foto: Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.com - Sebanyak 9.994 peserta mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Tadulako (Untad), Selasa, 8 Mei 2018. Ketua Panitia Lokal SBMPTN Untad, Prof Dr Sutarman Yodo menerangkan dari jumlah tersebut terdiri atas 2.145 peserta Saintek, 3.169 peserta Soshum dan 4.148 peserta campuran ditambah peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 225 orang.

“Mereka mengikuti ujian di 501 ruangan yang diawasi 1.002 orang pengawas,” terang Prof Sutarman saat serah terima naskah ujian SBMPTN kepada panitia penanggungjawab ruangan di Rektorat Untad, Selasa, 8 Mei 2018.

Persaingan SBMPTN Untad akan cukup sengit mengingat kuota yang disediakan di jalur ini hanya 3.962 kursi. Itu artinya dari 9.994 peserta akan ada 6.032 orang yang harus mencoba jalur lain untuk melanjutkan pendidikan di Untad.

Ujian SBMPTN tahun ini terbagi dua yakni Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Adapun materi ujian terbagi atas tiga jenis, yaitu Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum).
Salah seorang peserta ujian Musdalifa mengatakan materi soal SBMPTN tidak terlalu sulit, namun bukan juga tertalu gampang. Yang menentukan konsentrasi saat mengerjakan soal-soal yang diujikan.

“Semua soal bisa saya jawab, semoga hasilnya yang terbaik,” ucap Musdalifa.

Rektor Untad, Prof Dr Muhammad Basir menuturkan SBMPTN merupakan salah satu jalur seleksi yang sudah rutin dilaksanakan oleh berbagai universitas untuk memberi kesempatan bagi yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri.

“Pelaksanaan SBMPTN masih yang teraman dari segala intrik dan mendapat pengakuan yang luar biasa,” tutur Prof Basir.

Sebelumnya, Untad telah menerima sebanyak 2.374 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Jalur SNMPTN saat itu diperebutkan 6.810 pendaftar dari berbagai daerah. Dari jumlah itu 4.436 pendaftar dinyatakan tidak lolos melalui SNMPTN.

“Memang cukup banyak yang belum bisa diterima melalui jalur SNMPTN 2018,” ujar Humas SNMPTN Untad Darsikin kepada Metrosulawesi, Selasa, 17 April 2018.

Setelah pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN, jalur seleksi yang tersisa di Untad yaitu Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) yang pendaftarannya segera dibuka dalam waktu dekat.


Editor: Udin Salim