Sunday, 17 December, 2017 - 14:20

Peserta Jamkesda Touna akan Diintegrasikan ke JKN

Ampana, Metrosulawesi.com - Keberhasilan layanan dalam Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) khusunya bagi penduduk di Kabupaten Tojo Una-Una, tidak dapat dipisahkan dari pemahaman peserta atas hak kewajibannya. Sehingga masyarakat Touna dapat merasa puas atas pelayanan kesehatan yang diterima sesuai dengan haknya.

"Saya yakin dan percaya bahwa pihak BPJS Kesehatan akan terus berkomitmen melakukan sosialisasi program jaminan kesehatan nasional ini, kepada seluruh peserta khususnya PBI APBD dengan kerja sama pemerintah daerah," kata Assiten III Pemda Touna Munawar Mapu.

Berbicara pada forum sosialisasi integrasi Jamkesda ke BPJS, untuk wilayah Kecamatan Walea Besar, Walea Kepulauan dan Talatako, Touna, belum lama ini, Munawar Mapu menegaskan, guna kelancaran pelaksanaan pelayanan JKN, dibutuhkan pemahaman yang sama antara BPJS Kesehatan selaku penyelenggara, pemerintah kabupaten serta masyarakat selaku jaminan kesehatan.

Forum sosialisasi yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP-KB) Kabupaten Touna itu, Pemda memberikan apresiasi yang tinggi kepada (DKPP-KB) yang akan melakukan program integrasi jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) ke jaminan kesehatan nasional (JKN).

"Ini adalah salah satu langka strategis yang perlu diambil  oleh pemerintah daerah adalah melakukan integrasi jaminan kesehatan daerah," jelas Munawar.

Program ini dikelola Pemda ke dalam sistem JKN yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, diintegrasikannya Jamkesda ke dalam program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

"Ini menjadi bukti dan kesungguhan Pemda dalam menaati undang-undang beserta regulasi turunannya, terkait dengan sistem jaminan sosial nasional," tuturnya.


Editor : Syamsu Rizal

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.