Monday, 23 January, 2017 - 06:40

Pesona Pulau Sombori

Salah satu gugusan pulau-pulau objek Kawasan Konservasi di Pulau Sombori, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. (Foto : DKP Morowali)

"Jika beruntung, kita akan disuguhi atraksi lumba-lumba atau hiu paus yang tengah mengejar ikan. Kadang secara bergerombol mereka akan melompat-lompat, selayaknya atraksi sirkus alami," - Nasarudin, Kepala Bidang Kelautan, DKP Morowali -

"Surga Tersembunyi" di Teluk Tolo Morowali

Bungku, Metrosulawesi.com - Sombori adalah Kawasan konservasi yang terdiri dari gugusan pulau-pulau karang nan indah. Letaknya berada di bagian selatan Teluk Tolo Kabupaten Morowali, di antara dua wilayah kecamatan, yakni Bungku Selatan dan Menui Kepulauan.

Dinas terkait, yakni Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Morowali, menyebut Sombori bagaikan "Sepetak Surga yang Jatuh di Lautan Bumi Morowali".

Masuk Kawasan Sombori, akan disuguhi pemandangan menakjubkan. Tebing karang tinggi mengawal di sisi kiri dan kanan. Laut yang di luar cukup berombak, tiba-tiba hilang. Yang tertinggal hanyalah dataran air, menyuguhkan pemandangan elok dan memukau.

Untuk masuk lebih ke dalam lagi di Kawasan Sombori, niscaya akan semakin menambah rasa takjub dengan pemandangan yang begitu mempesona. Semakin banyak gugusan pulau karang dengan berbagai ukuran dan bentuk.

Ada yang hanya serupa karang menonjol tanpa vegetasi, hingga pulau karang raksasa yang diselimuti pepohonan rimbun nan eksotik. Burung-burung pun tampak tenteram bertengger dan terbang di atasnya.

"Jika beruntung, kita akan disuguhi atraksi lumba-lumba atau hiu paus yang tengah mengejar ikan. Kadang secara bergerombol mereka akan melompat-lompat, selayaknya atraksi sirkus alami," kata Kepala Bidang Kelautan, DKP Morowali, H Nasarudin, saat berbincang dengan Metrosulawesi di ruang kerjanya, belum lama ini.

Kawasan Sombori adalah "surga" bagi penikmat kegiatan bawah laut. Persiapkan alat snorkeling atau alat menyelam. Karena ribuan binatang laut telah siap menyambut. Tak perlu mencari terlalu jauh, karena aquarium alam raksasa nan penuh terumbu karang sehat, akan menjadi pemandangan menakjubkan di depan mata.

Beraneka warna dan bentuk binatang karang, terhampar dilantai lautan. Anemon laut yang menjadi rumah bagi berbagai ikan warna-warni, bergoyang mengikuti arus air. Bagai pertunjukan penari di dasar laut. Karang meja yang luas dengan mudah ditemukan, menjadi tempat ikan-ikan bermain.

Dikelilingi Pasir Putih Nan Menawan

Sombori merupakan Kawasan Konservasi laut seluas 41.342 hektar. Di sekitarnya terdapat beberapa pulau kecil. Sebagian dijadikan tempat tinggal para nelayan, namun lebih banyak yang kosong tanpa dijamah manusia.

Pantai dengan pasir putih bersih adalah kekhasan pulau-pulau kecil yang berserak di Teluk Tolo. Salah satunya Pulau Dua Laut, sebuah pulau kecil yang jika dikelilingi sambil berjalan kaki tak lebih dari 30 menit. Dihuni oleh kurang lebih 30 keluarga nelayan. Pulau ini dikelilingi oleh pasir putih nan menawan.

Untuk mencari Kawasan Sombori, dapat ditempuh melalui Kendari, Sulawesi Tenggara. Selanjutnya, dapat memilih menempuh perjalanan darat atau laut.

Jika memilih perjalanan darat, perjalanan selama 6 jam menuju Pelabuhan Lafeu, Kecamatan Bungku Pesisir. Dengan medan menantang akan menjadi suguhannya. Dilanjutkan perjalanan laut sekitar 1 jam menuju lokasi.

Sedangkan jika menempuh perjalanan laut, akan memakan waktu setengah hari, jika menggunakan kapal niaga. Sedangkan jika menggunakan speedboat, dapat ditempuh sekitar 4-5 jam.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai lokasi, serta regulasi perjalanan, dapat menghubungi contact person atasnama Haji Lalok di nomor 082193566627, dan Fahrin di nomor 085241157741. Selamat datang di Sombori, "Surga Tersembunyi" di Teluk Tolo Morowali. (dkp/yar)


Editor : Subandi Arya

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan