Sunday, 17 December, 2017 - 16:24

Pileg 2019, Balut 4 Dapil

DISKUSI - Salah satu komisioner KPU Balut Syarif S.Ambu mensimulasikan penyusunan pembagian dapil Kabupaten Balut, mulai dari dua dapil sampai dengan empat dapil. Dan akhirnya disepakati dan dikeluarkan rekomendasi, pembagian Dapil Balut 4 dapil. (Foto : Mohamad Ikbal/ Metrosulawesi)

Balut, Metrosulawesi.com - Rapat kerja dan simulasi penyusunan pembagian Daerah Pemilihan (Dapil) DPRD Kabupaten Banggai Laut (Balut) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balut kembali digelar, setelah minggu lalu kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Balut.

Kali ini, KPU Balut mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, ormas, LSM dan media. Kegiatan yang bermodel diskusi tersebut dilaksanakan di Cafe Balut (Cabal), Rabu 15 Nopember 2017.

Ketua KPU Balut Moh. Syarif A.Uda'a mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memenuhi undangan KPU Balut dalam mendiskusikan pembagian dapil DPRD Kabupaten Balut pada pemilu 2019 mendatang.

"Masukkan, pandapat serta saran bapak-ibu semua sangatlah penting guna menghasilkan pembagian Dapil yang merata di Kabupaten Balut," katanya.

Penyusunan pembagian dapil tetap memperhatikan tujuh prinsip yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 pasal 185 dan pasal 3 Peraturan KPU nomor 5 tahun 2013.

"Kita tetap memperhatikan prinsip kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proposionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan," jelas Ketua KPU Balut.

Syarif Uda'a pun mengungkapkan bahwa diskusi yang diselenggarankan ini nantinya akan mengeluarkan rekomendasi yang nantinya disampaikan ke KPU Provinsi Sulteng dan diterus ke KPU RI. KPU Balut hanya menyusun draf pengusulan pembagian dapil saja dan rekomendasi yang dilahirkan pada simulasi ini menjadi acuan pembagian dapil. Nanti akan ditetapkan oleh KPU RI.

Setelah beberapa jam berdiskusi, berbagai macam saran dan pendapat bermunculan dalam forum diskusi tersebut. Ada yang mengingankan pembagian Dapil Kabupaten Balut 2 dapil saja, tetapi ada juga yang mengusulkan 3 sampai dengan 4 dapil.
 
"Memang Kabupaten Balut ini jumlah kecamatan hanya ada tujuh saja. Tetapi perlu diingat bahwa Balut yang kecil ini memiliki keunikan, diantaranya banyaknya pulau yang dibatasi oleh laut. Dan saya sarankan 4 dapil, Balut 1 Kecamatan Banggai dan Banggai Utara, Balut 2 Kecamatan Banggai Tengah dan Banggai Selatan, Balut 3 Kecamatan Labobo dan Bangkurung, terakhir Balut 4 Kecamatan Bokan Kepulauan," terang salah satu tokoh masyarakat Ahmad Buluan.

Selain Ahmad Buluan, Ketua LSM Batik Ansar Montilamo mengatakan bahwa Balut cukup memiliki tiga dapil.

"Banggai dan Banggai Utara, Banggai Tengah, Labobo dan Bangkurung, dapil terakhir Banggai Selatan dan Bokan Kepulauan," tandasnya.

Setelah mendengar masukkan, saran serta pendapat para peserta diskusi. KPU Balut menyajikan simulasi penyusunan pembagian dapil kepada para peserta dan akhirnya disepakati bahwa Kabupaten Balut memiliki 4 Dapil dan seluruh peserta yang hadir setujuh.

"Alhamdulillah, kita sudah mendapatkan kesepakatan bersama dan rekomendasi yang telah kita lahirkan hari ini akan menjadi pegangan KPU dan kesepakatan ini sama dengan rekomendasi KPU bersama pemda Balut," tutur Ketua KPU Balut Moh. Syarif A.Uda'a.

Dengan disepakati empat dapil maka pembagian kursi DPRD Kabupaten Balut, terdiri dari Dapil 1 8 kursi, dapil 2 4 kursi, dapil 3 4 kursi dan dapil 4 4 kursi.


Editor : Elwin

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.