Monday, 20 November, 2017 - 02:08

PILGUB SULTENG - Longki Tawarkan 'Kartu Sakti'

Seribuan warga memadati kampanye dialogis Calon Gubernur Petahana Longki Djanggola di Pantai Barat, Donggala. (Foto : Ist)

Targetkan Kemandirian 1.838 Desa Miskin

Donggala, Metrosulawesi.com - Calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2, Longki Djanggola memulai serangkaian kampanye tatap muka dan dialogis di wilayah Pantai Barat, Donggala Jumat (13/11/2015). Mantan Bupati Parigi Moutong itu didampingi oleh Ketua Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Sulawesi Tengah Zalzulmida Aladin Djanggola dan sejumlah pimpinan partai pengusung dan pendukung pasangan Longki-Sudarto.

Disela-sela rangkaian kampanye, Longki menyampaikan sejumlah program unggulannya bila kembali terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Tengah periode lima tahun mendatang.

"Kepada nelayan kita bagikan kartu nelayan maju, kepada petani kita bagikan kartu petani maju dan kepada buruh kita bagikan kartu buruh maju, yang implementasinya hampir sama dengan kartu Indonesia sehat yang digagas Presiden Joko Widodo," sebut Longki.

Longki mencontohkan, bahwa bila seorang nelayan mempunyai kartu nelayan maju, maka dia tinggal menunjukkan kartu itu saat membeli atau mengisi bahan bakar bersubsidi. Tidak mesti lagi ada keterangan kepala desa atau lurah setempat. Begitu pula untuk kartu petani maju, nantinya akan ditunjukkan saat membeli sarana produksi pertanian, obat-obatan, pupuk, bibit dan sebagainya. Sementara kartu buruh maju dapat ditunjukkan saat akan mengikuti pelatihan dan pendidikan.

"Kepada mereka tentu akan kita prioritas dan kita utamakan. Khusus buat buruh kita akan mengadakan pendidikan dan pelatihan yang tak dipungut bayaran bagi mereka. Intinya kita membuat program pemberdayaan dan pembangunan yang benar-benar langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," jelas Longki.

Untuk sektor lain, imbuh Longki, pemerintah akan menyediakan modal usaha rakyat. Khusus Program Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Bedah Kampung targetnya mampu memandirikan 1.838 desa yang menjadi sasaran program.

"Program-program pengembangan, pembangunan dan pemberdayaan itu laksanakan dengan upaya-upaya percepatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis desah," tekan Longki.

Untuk diketahui, wilayah pesisir barat Donggala dikenal sebagai daerah perkebunan cengkeh, kelapa dan kakao serta daerah perikanan laut. Sehingga pemberdayaan ekonomi masyarakat diarakan pada sektor-sektor unggulan itu.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.