Saturday, 18 August, 2018 - 20:04

Pilkada Parimo Telan Korban

Parimo, Metrosulawesi.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Parigi Moutong (Parimo) yang dihelat 27 Juni 2018 lalu, akhirnya menelan korban. Kades Bolano, Kecamatan Bolano Yurdin Lamunte yang diduga melakukan pelanggaran Pilkada dijatuhi hukuman 3 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Parigi, awal pekan ini.

Majelis hakim menilai terdakwa Yurdin Lamunte terbukti bersalah dalam melakukan pelanggaran dan menyalagunakan wewenang jabatan sebagai Kades di Pilkada Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Anggota Panwaslu Kabupaten Parimo, Iskandar Mardani dalam keterangannya, mengakui bahwa oknum Kades Bolano mendapat sanksi hukum atas dugaan pelanggaran Pilkada yang diduga melakukan penyalawewenang jabatan sebagai Kades, yang semestinya bersikap arif dan bijaksana tidak menggiring dirinya masuk dalam rana politik yang melakukan keberpihakan kepada salah satu Paslon.

Langkah hukum tersebut, urainya, sebagai bentuk pembelajaran, bagi setiap pejabat untuk tidak ikut ‘’bermain politik’’ mendukung salah satu paslon, melainkan semestinya berperan sebagai leadher yang bisa berlaku adil semua pihak, dan mengawal proses politik tersebut berjalan sukses.

Diakui, meski putusan 3 bulan penjara tidak dijalani, karena ada hukuman percobaan selama 6 bulan, dimana terpidana tidak boleh melakukan pelanggaran hukum apapun sejak putusan tersebut ditetapkan oleh majelis hakim. Selain itu, katanya, vonis atas Kades Bolano tersebut belum bersifat mengikat, karena JPU melakukan banding ke pengadilan tinggi Palu.


Editor: Syamsu Rizal