Friday, 20 July, 2018 - 01:32

Pilkada Serentak Kurang Signifikan Dongkrak Penjualan Elektronik

Salah satu toko penjualan notebook dan laptop di Kota Palu. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – Momen pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018, ternyata tidak memberi dampak signifikan terhadap penjualan barang elektronik seperti notebook dan laptop.

“Dari Januari hingga Mei, penjualan sepi. Hanya di bulan Februari saja omzet penjualan agar membaik sekitar Rp200 juta,” kata Zainal Abidin, pemilik CV Utama Mandiri Teknologi di Jalan Tururuka, Kota Palu, Jumat, 29 Juni 2018.

Bahkan saat momen pilkada dan Ramadan, kata Zainal, penjualan justru anjlok sampai 70%.

Dari sisi penjualan, tambah Zainal, notebook mendominasi penjualan di banding jenis laptop.

Kebanyakan peminat dari kalangan anak sekolahan dan mahasiswa.

Untuk harga mulai dari Rp3 jutaan ke atas.

Zainal menyebutkan, saat ini notebook maupun laptop dikuasai produk China. Meski merek produk Eropa tetap dirakit di China.

Untuk asesoris seperti mouse, speaker masih standar penjualan dan mengiktu penjualan laptop. Biasanya jadi bonus.

Zainal berharap penjualan juga dipengaruhi proyek atau pengadaan melalui APBD. Namun saat ini belum memberikan dampak penjualan elektronik seperti laptop untuk pengadaan.

Selain melayani penjualan baru, Zainal juga melayani penjualan bekas atau purnajual dan perbaikan. Kebanyakan perbaikan dari dari pelanggan personal maupun kantor-kantor.