Monday, 23 July, 2018 - 08:13

PILWAKOT PALU - Banyak Pelanggaran Saat Pungut Hitung

Suasana pencoblosan Rabu 9 Desember lalu. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Panwaslih kota Palu belum merilis jumlah pelanggaran yang terjadi saat pelaksanaan proses pungut hitung Rabu, 9 Desember yang lalu.

Ketua Panwaslih Kota Palu Darmiati yang ditemui diruang kerjanya, Jumat (11/12/2015) mengatakan, pengawas belum bisa merilis berapa jumlah pelanggaran secara keseluruhan, khusus pelanggaran yang terjadi saat pungut hitung.

Namun, dari hasil laporan, kata Darmiati, yang didapatkan dari pengawas kecamatan (Panwascam), bahwa banyak pelanggaran administrasi yang terjadi di tempat pemungutan suara (TPS).

"Belum direkap secara keseluruhan, itu masuk pelanggaran administrasi," kata Darmiati.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini Panwascam dan PPL masih fokus mengasi proses rekapitulasi surat suara, sehingga belum bisa dilakukan perekapan.

"Fokusnya masih disana, kalau perekapan sudah selesai, maka mereka akan segera memasukan daftar pelanggaran," ujar Darmiati.

Sebelumnya, Divisi Penanganan Pelanggaran Panwaslih kota Palu Ivan Yudarta mengatakan, sebelum pelaksanaan pungut hitung pemilihan calon walikota Palu dan calon Gubernur Sulteng, Panwaslih mencatat 23 laporan pelanggaran yang masuk pelanggaran administrasi.

“Banyak pelanggaran admistrasi. Dan selebihnya pelanggaran tidak bisa diproses. Karena beberapa laporan diantaranya tidak ditemukan siapa pelapor dab terlapor. Sehingga proses terhenti,” ujarnya.

Ivan menjelaskan, pelanggaran tersebut didominasi pelanggaran administrasi, dan Panwaslih sudah menindaklanjuti pelanggaran tersebut dengan mengirimkan surat teguran ke KPU dan KPU yang meneruskan ke pasangan calon.

Beberapa pelanggaran yang dilaporkan ke pihak Panwaslih tidak memenuhi unsur pelanggaran. Sehingga Panwaslih tidak bisa melakukan tindakan apapun. Laporan tersebut hanya dicatat saja. Karena untuk memenuhi satu laporan pelanggaran, ada beberapa yang harus dipenuhi. Seperti siapa yang dilaporkan dan bentuk pelanggaran apa yang dilakukan.

"Banyak yang melapor, tapi tidak memenuhi syarat pelanggaran," kata Ivan.


Editor : Subandi Arya