Sunday, 27 May, 2018 - 00:18

PLN Area Palu Jamin Ketersediaan Listrik Sambut Natal dan Tahun Baru

Manager PLN Area Palu, Abbas Saleh saat mengecek kesiapan personilnya dalam pelaksanaan Gelar Pasukan danPeralatan pengamanan pasokan listrik bagi Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Tennis Indoor PLN Area Palu, Jumat, 15 Desember 2017. (Foto : M Yusuf Bj/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - PLN Area Palu melaksanakan Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Tennis Indoor PLN Area Palu, Jumat pagi, 15 Desember 2017. Upacara ini dipimpin langsung oleh Manager PLN Area Palu, Abbas Saleh yang juga bertindak sebagai inspektur upacara (irup).

Saat ditemui awak media, Abbas mengatakan pihaknya menjamin pasokan listrik untuk Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

“Sesuai aturan kami, khusus hari hari besar keagamaan, seperti Natal 2017 dan Tahun 2018, PLN harus siap memberikan pelayanan terbaik dalam rangka memberikan kenyamanan kepada pelanggan. Tentu kesiapan listrik sangat vital dalam penyelenggaraan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018,” katanya.

Abbas mengatakan gelar pasukan tersebut untuk melihat sejauh mana kesiapan PLN Area Palu melakukan langkah antisipasi agar pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru 2017 dapat berjalan lancar.

“Terutama antisipasi listrik ditempat-tempat acara Natal 2017 dan Tahun 2018. Personil kami harus siap melakukan langkah antisipasi,” katanya.

“Kalau memang terjadi hal yang tidak diinginkan, diluar kendali kami, karena listrik seperti kehidupan, tidak bisa kita prediksi, banyak faktor yang bisa menyebabkan padam, misalnya bencana alam. Tentu para personil PLN Area Palu harus siap, sigap menyelesaikan masalah itu sehingga bisa teratasi. Kalau pun tetap padam, padamnya tidak lama,” katanya.

Abbas mengungkapkan total personil yang diturunkan mengamankan pasokan listrik selama perayaan Natal 2017 dan Tahun 2018 kurang lebih 260 orang.

“Ada enam titik yang kami fokus menjaga, disitu kami tempatkan 40 orang,” katanya. 

Untuk memaksimalkan kinerja itu, kata Abbas, pihaknya juga harus memperhitungkan kebutuhan BBM.

“Karena pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 itu , berdasarkan rapat koordinasi kami bersama Polda Sulteng, selama 10 hari, hingga Tanggal 2 Januari 2017,” katanya.

Abbas mengungkapkan secara umum, kondisi listrik di sistem grid Palu surplus 30 megawatt.

“Ini dalam kondisi normal ya. Kalau tidak ada kejadian luar biasa, misalnya mesin unit pembangkit yang tiba-tiba rusak. Ada tiga titik yang sebenarnya rawa, krarena cadangan listriknya tipis. Sehingga begitu ada gangguan sedikit di mesin, langsung padam,” katanya.

“Sekali lagi listrik disini berhubungan dengan grid Sulawesi Selatan, sehingga sangat bergantung dengan sistem yang ada di grid Sulsel. Jadi kita disini itu belum bisa mandiri, misalnya sistem yang ada disini sudah baik, tidak akan ada gangguan lagi, tidak seperti itu, karena masih tergantung juga dengan sistem grid Sulsel,” katanya.

Abbas mengatakan sudah ada beragam upaya antisipasi pada sistem kelistrikan di Sulteng.

“Dan seluruh PLN di Indonesia, SOPnya sudah seperti itu. Ada upaya antisipasi untuk menjaga sistem kelistrikan yang ada,” katanya.

“Yang jelas,pasokan listrik di Kota Palu untuk Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 aman. Kecuali ada hal-hal yang diluar kendali kami,” katanya.