Tuesday, 24 January, 2017 - 15:16

Polda Sulteng Digugat Rp54 Miliar

Muslim Mamulai. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Hasrul Ahmad melalui kuasa hukumnya resmi mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng ke Pengadilan Negeri Palu. Polda Sulteng digugat atas dugaan perbuatan melawan hukum.

Hal tersebut diungkapkan oleh Muslim Mamulai selaku Kuasa Hukum Hasrul Ahmad kepada Metrosulawesi, Rabu, 28 Desember 2016.

Muslim menuturkan, Polda Sulteng tidak segera melaksanakan putusan praperadilan yang dimenangkan oleh kliennya Hasrul Ahmad. Pihaknya mendaftar gugatan terhadap Polda Sulteng di Pengadilan Negeri Palu, dengan register nomor 148/Pdt.G/2016/PN Pal pada Selasa, 27 Desember 2016.

Muslim mengatakan, pihaknya keberatan karena Polda Sulteng tidak segera melaksanakan putusan praperadilan nomor 16/Pidpra/2016/PN.Pal dan putusan nomor 17/Pidpra/2016/PN.Pal. Meskipun, kata dia  pada Selasa, 27 Desember Polda Sulteng sudah melaksanakan eksekusi dengan mengeluarkan kliennya dari tahanan.

Namun, pihaknya tetap mengajukan gugatan kerugian materil 100.000/hari dan kerugian immateril Rp1 miliar/ hari yang dihitung sejak ditangkap pada 3 November sampai dengan 27 Desember 2016.

Artinya, Hasrul Ahmad ditahan oleh Polda Sulteng selama 54 hari. Dengan demikian, kerugian immateril yang digugat sebesar Rp 54 miliar dan kerugian material Rp5,4 juta.

Diketahui, bahwa pada 3 November sekitar pukul 09.00 Wita lalu, Hasrul Ahmad (pemohon) ditangkap oleh Polda Sulteng (permohon) di Jalan Kijang Palu Selatan dengan dugaan telah melakukan tindak pidana tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuk menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I jenis sabu.

Hasrul Ahmad dikenakan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Terhadap penangkapan tersebut, pemohon mengajukan gugatan praperadilan. Alhasil, hakim tunggal praperadilan mengabulkan pernohonan pemohon. Namun, pihak Polda Sulteng tidak segera melaksanakan putusan tersebut.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan