Sunday, 26 February, 2017 - 18:42

Polisi Amankan 23 Motor, Yamaha Terbanyak Dicuri

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Eddy)

LOKASI ‘PETIK” TERSANGKA DI MOROWALI
  • Satu unit Vixion di Desa Lalampu Kecamatan Bahodopi.
  • Vixion 1 unit di perkantoran Funuasingko, Bungku Tengah.
  • Mio 2 unit di Desa Tudua, Bungku Tengah.
  • Jupiter Z 1 unit di Cafe Almas Kelurahan Matano.
  • Yamaha Mio 1 unit di Puskesmas Bungku.
  • Vega R 1 unit di RSUD.
  • Mio GT 1 unit di Desa Fatufia Kec. Bahodopi.
  • Vixion 1 unit di Desa Bahodopi Kec Bahodopi.
  • Satu unit di parkiran PT IMIP, Bahodopi .
  • Satu unit Vixion, di parkiran PT IMIP, Bahodopi.
  • Satu unit Vixion di Desa Bahomotefe, Bahodopi.
  • Satu unit Mio di Desa Bahontobungku, Bungku Tengah.
  • Satu unit MX King di SMP 1 Bungku, Bungku Tengah.
  • Satu unit Vixion di Desa Ipi, Bungku Tengah.
  • Satu unit Vixion TKP Desa Lalampu Bahodopi.
  • Satu unit MX King di Desa Bente, Bungku Tengah.
  • Vixion di Kantor Pos Bungku Tengah (tahun 2015).
  • Satu Jupiter Z TKP (RSUD Morowali) Bungku Tengah (2015).
  • Satu Satria FU TKP Kel Matano Kec Bungku Tengah (2015).
  • Satu Satria FU di Desa Matansala Kec. Bungku Tengah (2015).
  • Dua unit Mio J dan Mio M3 di Desa Fatufia Kec. Bahodopi.

Palu, Metrosulawesi.com - Awal tahun 2017, Polda Sulawesi Tengah dan jajarannya menangkap sejumlah tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di berbagai daerah dan mengamankan puluhan sepeda motor hasil curian.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto di Mapolda Sulteng, Rabu 3 Januari 2017, mengungkapkan, tersangka yang ditangkap di antaranya Rahmat Fauzi, Adi Hamanuru, Arman, Moh Asfan, dan Wahidin.

Tersangka Adi Hamanuru ditangkap Tim Buser Satuan Reskrim Polres Morowali di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sabtu 31 Desember 2016, sekitar pukul  17.00 Wita. Hasil penyidikan polisi, Adi Hamanuru melakukan aksi curanmor di Kecamatan Bungku Tengah, Bungku Timur, Bahodopi dan Kabupaten Morowali dengan jumlah sepeda motor mencapai 23 unit.

Dari data yang dirilis Polda Sulteng, jenis kendaraan yang terbanyak ‘dipetik’ oleh tersangka adalah Yamaha Vixion.

“Dari pengembangan dan pengakuan tersangka, telah berulang kali melakukan aksinya. Lokasi tempat tersangka melakukan aksi pencurian juga sangat beragam, mulai dari parkiran perkantoran, sekolah, cafe, puskesmas, hingga parkiran kendaraan karyawan di sebuah perusahaan yang ada di Kabupaten Morowali,” urainya Hari Suprapto.

Juru Bicara Polda Sulteng ini menjelaskan bahwa Adi juga melakukan aksinya di tahun 2016 dengan jumlah kendaraan yang berhasil dicuri sebanyak 19 unit. Selain itu, kendaraan yang berhasil dijualnya, sebanyak 4 unit pada tahun 2015. Kendaraan tersebut dijual harga vixion Rp.7.000.000 dan motor Mio Rp 2,5 juta dan sebagaian kendaraan ditukar dengan sabu sabu.

Hasil pengembangan bahwa pencurian tahun 2015 ada tersangka baru curanmor yang diketahui beralamat di Desa Sakita Kecamatan Bungku Tengah.

"Saat ini pelaku bernama Adi dan Arman, Moh Asfan, Wahidin masih diamankan di ruang khusus untuk pengembangan selanjutnya, dan barang bukti kendaraan roda dua yang diamankan saat ini di Mapolsek Bungku," kata AKBP Hari.

Adapun Rahmat Fauzi ditangkap di Jalan Kelor, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu,  Senin, 2 Januari 2017, sekitar pukul 02.20 Wita. Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Tinombala Polda Sulteng dibantu Sat Reskrim Polres Palu menangkap Rahmat Fauzi yang diketahui bekerja sebagai honorer itu. Polisi juga menyita sepeda motor dari pria 28 tahun itu.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan