Thursday, 20 September, 2018 - 20:34

Polisi Amankan Alat Penambang Emas Ilegal

DIAMANKAN - Alat penambangan emas ilegal yang diamankan dari Dusun 3 Mumpe, Desa Doda, Bunta Kecamatan Simpang Raya, Minggu 14 Januari 2018. (Foto: Ist)

Banggai, Metrosulawesi.com – Polsek Bunta mengamankan satu set alat penambangan emas ilegal di Dusun 3 Mumpe, Desa Doda, Bunta Kecamatan Simpang Raya, Minggu 14 Januari 2018. Alat tambang emas yang diamankan berupa satu unit mesin alkon, spiral dua gulung dan satu buah karpet.

Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno SIK melalui Kapolsek Bunta Iptu Jimmyarto Anasim SH, mengungkapkan, alat penambang emas itu diamankan atas laporan dari Kepala Desa (Kades) Doda Bunta, Yunis Sintung.

“Iya benar. Barang buktinya sudah diamankan ke Mapolsek,” ungkap Iptu Jimmyarto Anasim.

Selain barang bukti itu, kata Kapolsek Bunta, diamankan juga delapan penambang yang merupakan warga pendatang. Mereka adalah YS, GJ, BA, EK, UD, AC serta dua penambang lagi yang belum diketahui identitasnya.

Kapolsek menuturkan, saat itu warga Dusun 3 Mumpe berjumlah sekitar 40 orang hendak membakar alat alat tambang tersebut. Sebab, warga tidak menghendaki dan mengijinkan lagi adanya penambangan.

“Namun setelah diberikan arahan akhirnya warga Dusun 3 Mumpe menyerahkan alat tambang tersebut. Tapi warga meminta agar para penambang diproses berdasarkan hukum yang berlaku,” tutur Jimmyarto Anasim.

Dia menambahkan, tak hanya warga Doda Bunta, lembaga adat Saluan yang ada di Bunta, Simpang Raya dan Nuhon juga menolak aktivitas tambang emas ilegal.