Monday, 23 April, 2018 - 13:26

Polisi Periksa Tiga Saksi Kasus Pembunuhan Yeyen

Ilustrasi. (Grafis: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepolisian Resor (Polres) Palu terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus kematian misterius seorang wanita yang mayatnya ditemukan di semak-semak, Jalan Kebun Sari, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Palu Selatan, Sabtu, 3 Maret 2018, sekitar pukul 14.30 wita.

Dugaan sementara, korban yang bernama Nur  Faizah alias Yeyen (45) itu, sebelumnya disekap, diikat, lalu dianiaya oleh pelaku yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

Informasi yang berhasil dihimpun di Polres Palu bahwa, dugaan besar korban dianiaya karena ada persoalan dalam bisnisnya dengan pelaku, karena korban diketahui memiliki bisnis jual beli yang membutuhkan modal usaha yang besar.

"Dugaan sementara kami, yaitu korban disekap oleh pelaku, kemudian tangan dan kaki korban diikat, barulah pelaku menghabisi korban. Seperti data awal visum, ada benturan benda tumpul di kepala dan dada korban, " kata Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Kristian Holmes Saragih Sik, Senin 5 Maret 2018.

AKP Kristian belum bisa memberikan informasi lebih mendalam, karena Polsek Palu Timur dan Polres Palu saat ini masih memfokuskan pada kasus pembunuhan Yeyen.

“Unit Sat Reskrim Polres Palu masih melakukan penyelidikan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi, yakni pengembala dan keluarga korban,” katanya.

"Kami turunkan kekuatan Reskrim dengan personil Buser yang ada untuk dapat segera mengungkap pelaku. Nanti bila sudah terungkap, barulah kita dapat mengetahui motif dari pelaku, apakah murni perampokan atau ada motif lainya. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Palu, hari ini (Senin 5 Maret 2018), kembali melakukan olah TKP untuk mencari bukti-bukti pendukung untuk mengungkap kasus ini," tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Palu AKBP Mujianto, Sik dalam siara persnya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah melihat dan langsung melaporkan kejadian tersebut.

“Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan dan pengembangan dengan dasar keterangan saksi maupun alat bukti yang ada,” ungkapnya.