Sunday, 22 July, 2018 - 09:13

Polisi Selidiki Kasus Dana Desa Tanjung Padang

AKBP Arie Ardian Rishadi, SIK. (Foto: Ist)

Donggala, Metrosulawesi.com - Polres Donggala menyatakan telah menyelidiki dugaan penyimpangan dana desa yang diduga melibatkan Kepala Desa Tanjung Padang, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.

Sejumlah saksi pun telah diperiksa dan dimintai keterangan terkait kasus tersebut, termasuk dugaan pemalsuan tanda tangan puluhan warga.

Kapolres Donggala AKBP Arie Ardian Rishadi Sik, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu 4 Februari 2018, membenarkan adanya surat pengaduan dari warga terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dan penyimpangan dana desa di Desa Tanjung Padang.

“Benar, laporan warga masuk hari Kamis kemarin. Kasus ini dalam proses penyelidikan,’’ ungkapnya.

Kapolres mengatakan, terkait kasus itu, pihaknya memeriksa sejumlah saksi. Menindaklanjuti laporan itu juga, kata dia, rencananya pekan depan akan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Ia pun meyakinkan warga kalau pihak kepolisian merespons serius pengaduan tersebut.

“Minggu depan kita akan cek ke lapangan,’’ tegasnya.

Sebelumnya, puluhan warga melapor ke Mapolres Donggala karena tidak terima tanda tangannya dipalsukan dan menerima dana desa puluhan juta rupiah. Akibat pemalsuan tanda tangan itu, Kades bernama Rostiha pun diduga telah menyelewengkan dana desa yang nilainya lebih seratus juta rupiah.

Pemalsuan tanda tangan puluhan warga itu terungkap ketika salah seorang warga desa mendapatkan dokumen yang berisi realisasi pelaksanaan pembangunan drainase di Desa Tanjung Padang. Setelah dicek isinya ditemukan dugaan penyaluran dana yang tidak sesuai.


Editor: Syamsu Rizal