Monday, 1 May, 2017 - 04:46

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Politeknik Palu akan Dikelola Untad

Direktur Politeknik Palu, Rostiati. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.com - Kampus Politeknik Palu Jalan Tondo, Kecamatan Palu Timur rencananya akan dikelola oleh Universitas Tadulako (Untad) Palu. Hal tersebut telah direspon positif oleh Rektor Untad Muh. Basyir Cyio. Rektor menyatakan siap mengelola kampus Politeknik Palu.
 
Demikian dikatakan Direktur Politeknik Palu Rostiati kepada Metrosulawesi di Palu, Jumat, 10 Februari 2017. Kata dia, proses pengajuan pengelolaan Kampus Politeknik oleh Untad memerlukan persetujuan Kementerian Dikti.

“Hal ini telah disampaikan kepada Pembina Politeknik Palu yakni Rusdi Mastura. Beliau sangat senang sekali, kampus Politeknik akan dikelola Universitas Tadulako,” katanya.

“Lembar pesetujuan Politeknik Palu akan dikelola oleh Untad telah ditandatangani oleh Pembina Politeknik Rusdi Mastura. Namun yang belum menandatangani yaitu Ketua Yayasan Politeknik Palu Nursalam. Semua pendiri Politeknik Palu sudah menyutujui, termasuk sekretaris yayasan,” katanya.

Rostiati mengatakan Politeknik Palu bisa berjalan maksimal jika dikelola Untad.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Rektor Untad Palu. Beliau sangat menyambut baik Politeknik. Rektor juga menyampaikan ke kami contoh Politeknik yang ada di Indonesia, yang dibawah pembiayaan Pemerintah Daerah (Pemda) kemudian tidak lagi dibiayai, sehingga dibina oleh universitas,” ungkapnya.

Rostiati mengungkapkan untuk proses Politeknik gabung di Unversitas harus ada surat permohonan dari yayasan ke Rektor. Kemudian ada persyaratan atau mekanisme lain untuk dilakukan oleh pihak Politeknik.

“Saya sangat senang sikap pak Rektor yang peduli dengan nasib mahasiswa Politeknik yang menurutnya harus diperjuangkan. Artinya Rektor Untad sangat peduli dengan pendidikan di Kota Palu,” ujarnya.

Kata dia, Pemerintah Kota Palu sudah tidak mempedulikan Kampus Polteknik, sehingga pihaknya berjuang sendiri untuk mencarikan solusi tepat, agar nasib mahasiswa bisa terjamin dan lulus dengan baik.

“Maka dari itu saya meghadap ke Rektor Untad. Alhamdulillah beliau sambut dengan baik,” katanya.

Sementara itu saat di konfirmasi Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE, MS mengatakan pengalihan Kampus Politeknik memerlukan beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan. Kata dia, jika pihak Kementerian Dikti menyetujui Politeknik dikelola oleh Untad, maka pihaknya siap untuk melakukannya.

“Prodi Politeknik itu belum terdaftar di Untad, sehingga harus ada upaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bermohon agar di ambil ahli, sehingga atas dasar itu, kita akan teruskan ke Menteri. Jika disetujui, maka Prodi tersebut sebagai prodi di bawah Untad,” katanya.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.