Monday, 26 June, 2017 - 08:27

Polres Minta Warga Bersabar Tunggu Hasil Putusan MK Terkait Pilkada Morut

Kapolres Morowali, AKBP Edwan Syaiful saat memimpin apel pasukan. (Foto : Alekson W)

Kolonodale, Metrosulawesi.com - Kepolisian Resort Morowali, mengimbau masyarakat Morowali Utara yang baru saja mengikuti pesta demokrasi Pilkada Morut, agar bersabar menunggu keputusan gugatan di Mahkamah Konstitusi yang dilayangkan pasangan Idham Ibrahim-Heymans Larope terhadap pasangan Atripel Tumimomor-Moh Asrar Abdul Samad.

“Kami sangat menjunjung tinggi adanya kerukunan antar umat beragama di daerah ini yang tidak melakukan demo-demo terhadap putusan penyelenggara Pilkada, dan apapun keputusan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi patut dihormati semua pihak, karena Negara kita Negara Hukum,” kata Kapolres Morowali, AKBP Edwan Syaiful, Minggu (10/1/2016).

Dia juga meminta agar semua pihak dapat menghargai upaya hukum yang dilakukan kandidat.

“Kepada pihak yang merasa dirugikan dalam penyelenggaraan Pilkada di Morowali. Jalur hukum adalah pilihan yang tepat untuk menyelesaikan sengketa,” kata Kapolres Morowali ke 8 itu.

Kapolres yang hobi bola kaki dan bulu tangkis itu juga memuji, sikap masyarakat Morowali Utara yang sudah dewasa dalam menyikapi hasil Pilkada yang telah menciptakan kondisi yang kondusif sebelum dan sesudah penyelenggaraan Pilkada.

“Masyarakat Morowali Utara sudah memiliki kesadaran tentang pentingnya rasa aman, sehingga tidak tergiur untuk melakukan kegiatan yang bisa menimbulkan anarkis yang merugikan diri sendiri, maupun orang lain,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata AKBP Edwan, Polri akan terus mendukung dalam menciptakan rasa aman di bumi Tepo Asa Aroa. 

“Khususnya dalam situasi Pilkada yang belum berakhir diharapkan masyarakat terus bersabar menunggu hasil keputusan Mahkama Konstitusi, dan menghormati keputusan tersebut,” harap Kapolres Morowali itu.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.