Saturday, 25 November, 2017 - 04:09

Polres Morowali Amankan 20 Paket Sabu

Kapolres Morowali AKBP Edward Indharmawan Eka Chandra, S.I.K MH, saat gelar barang bukti dan tersangka. (Foto : Dok Polres Morowali)

Morowali, Metrosulawesi.com - Petugas Satuan Berantas Narkoba Polres Morowali berhasil meringkus serta mengamankan 20 paket narkotika jenis sabu dari tangan seorang pria yang berinisial YT. Tersangka YT diamanakan di Desa Beteleme, Tua Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Rabu 7 Desember 2016.

Pemeriksaan awal tersangka mengakui bahwa paket sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara. Setelah dilakukan pengembangan barang haram tersebut diperoleh tersangka dari seorang pria yang berinisial AS.

Setelah mendapatkan petunjuk tim Saber Narkoba Polres Morowali langsung memburu tersangka AS yang diketahui berada di wilayah Nuha. Wilayah tersebut masuk dalam Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan yang juga batas Kabupaten Morowali Utara, Provinsi sulawesi Tengah dengan Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kapolres Morowali AKBP Edward Indharmawan Eka Chandra, S.I.K MH mengatakan, setelah berhasil menangkap AS, tim Saber Narkoba Polres Morowali langsung mengamanakan tersangka ke kantor Polres Morowali untuk dilakukan pemeriksaan serta pengembangan lebih lanjut.

“Dari tangan tersangka kami menyita barang bukti berupa, 20 paket narkotika jenis sabu yang terbungkus dalam plastik bening, 1 buah dompet warna coklat yang didalamnya berisi uang sejumlah Rp 250.000 dan kartu BPJS, 1 unit HP merek Nokia warna hitam milik tersangka YT, 1 unit HP merk Samsung wara silver milik tersangka AS dan 1 unit sepeda motor Vixion warna ungu, yang saat ini kami titipkan di Polsek Lembo,” urai Kapolres.

Edward menambahakan, kegiatan ini berkaitan juga dengan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) menjelang Natal tahun 2016 dan Tahun Baru 2017, yang dilaksanakan serentak di setiap Polda dan Polres di seluruh Indonesia.

“Kedua pelaku dikenakan pasat 114 ayat (1) Jo Pasal 132 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 M dan paling banyak Rp 10 M,” jelas Kapolres.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.