Wednesday, 23 May, 2018 - 20:31

Polres Palu Musnahkan Sabu Senilai Rp2 Miliar

PEMUSNAHAN BARANG BUKTI - Kapolres Palu AKBP Mujianto Sik menuangkan barang bukti narkoba jenis Sabu dalam sebuah alat blender yang berisi air panas saat kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1,37 kg di Mapolres Palu, Senin 12 Maret 2018. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

 

Palu, Metrosulawesi.com - Kepolisian Resor (Polres) Palu, Senin 12 Maret 2018, menggelar Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu hasil sitaan Sat Res Narkoba dari tangan tersangka berinisial MF (16) yang masih berstatus pelajar, MZ (19), GA (19), RE (19) dan DV (19), yang diamankan di Jalan Jati Baru, Lorong I, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Minggu, 25 Februari 2018 lalu.

Barang bukti Sabu yang dimusnahkan tersebut  sejumlah 1,73 kg, beserta dengan barang bukti narkoba lainnya berupa, 26 alat hisap sabu (Bong), 16 Pireks, 7 butir THD, dan sejumlah barang bukti yang berhasil di sita saat dilakukan penagkapan terhadap kelima tersangka itu.

“Ini adalah hasil tangkapan sabu terbesar di Polres Palu, bila di rupiahkan narkoba jenis sabu ini bernilai Rp2 miliar. Pemusnahan barang bukti ini membuktikan bahwa Polres Palu menyatakan perang terhadap Narkoba,” ungkap Kapolres Palu AKBP Mujianto Sik saat pemusnahan babuk narkoba di Halaman Mapolres Palu, Senin, 12 Maret 2018.

Kapolres Palu AKBP Mujianto Sik juga menegaskan bahwa pelaku yang berhasil diamankan masih merupakan kurir narkoba dan pemain baru, sementara bandar narkobanya yang berinisial DF  dan seorang rekannya masih dalam pencarian dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Saat ini kami masih memburu dua pelaku lagi, yang saat penangkapan berhasil kabur,” ucapnya.

AKBP Mujianto mengimbau terhadap kedua pelaku yang saat ini masih buron, agar segera menyerahkan diri.

“Dan kepada pihak keluarga yang mengetahui keberadaan dari para pelaku agar melaporkannya ke pihak kepolisian,” katanya.

“Kami tidak akan segan-segan menindak tegas para pelaku pengedar Narkoba, karena kita sudah menyatakan perang dengan narkoba. Marilah kita bersama-sama memerangi narkoba,” tegas mantan Kapolres Buol itu.

Pemusnahan barang bukti narkoba itu dilakukan dengan cara barang bukti disiram menggunakan air panas, dan kemudfian di blender layaknya minuman jus. Selanjutnya di tumpahkan ke dalam lubang tanah yang sudah di sipkan sebelumnya. Sementara barang bukti lainnya seperti bong, pireks, pipet beserta plastik klip, dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kegiatan pemusnahan itu disaksikan juga oleh perwakilan Pemkot Palu, Kajari Palu, Ketua Pengadilan Palu, Kepala BNN Kota Palu, Kepala Balai POM, Ketua RT Tavanjuka, Bhabinkamtibmas Tavanjuka,  pihak keluarga tersangka, serta awak media.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi kasus Narkotika. Narkotika merupakan musuh nyata bagi negara dan sedang diperangi secara serius, karena Narkotika dapat merusak badan sekaligus masa depan generasi penerus bangsa bila di salahgunakan,” kata Kapolres. 


Editor: M Yusuf Bj