Monday, 23 July, 2018 - 13:52

Polres Tolitoli Ungkap Penipuan Rekrutmen CPNS

BERI PENJELASAN - Kapolres Tolitoli AKBP M Ikbal Al-Quddusy SIK saat konferensi pers di Mapolres Tolitoli, Kamis 5 Juli 2018. (Foto: Polres Tolitoli)

Tolitoli, Metrosulawesi.com - Polres Tolitoli mengungkap pelaku penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Tolitoli. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Tolitoli AKBP. M. Ikbal Al-Quddusy, S.IK kepada wartawan di Mapolres Tolitoli, Kamis 5 Juli.

Menurut Kapolres, pelaku diketahui laki-laki berinisial SH alias ALN  yang juga salah satu PNS di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli. 

AKBP M Iqbal menjelaskan, pelaku SH alias ALN  bekerjasama dengan laki-laki berinisial R untuk merekrut CPNS dengan cara apapun. Dari pengakuan SH alias ALN, R mematok harga sebesar Rp21 juta untuk satu orang yang direkrut. 

“Jika pelaku berhasil merekrut satu orang, maka pelaku akan diberi imbalan 2,5 juta rupiah,” jelas Kapolres. 

Penipuan rekrutmen CPNS yang dilakukan pelaku SH alias ALN  bersama laki-laki R terjadi sejak Februari 2018 lalu hingga Mei 2018 dan sudah berhasil merekrut sebanyak 51 orang, namun permintaan uang kepada korban jumlahnya bervariasi, mulai dari jumlah Rp1,5 juta hingga Rp50 juta rupiah per orang. Diperkirakan uang yang berhasil dikumpulkan mencapai angka Rp500 juta. 

Barang bukti yang diamankan dari tersangka SH alias ALN yaitu 1 unit handphone merk Xiaomi warna hitam, 1 unit UFI box, 1 unit note book merk Acer warna hitam, 1 unit power supply warna abu-abu, 1 unit main board merk Naruto, 1 unit main board merk Varro, 1 unit VGA card, 1 unit taster android, 1 unit power bank warna silver, 1 koper warna hitam, 1 kotak cincin yang berisikan 21 cincin batu akik dan 1 kaca mata hitam. (*)