Sunday, 22 April, 2018 - 01:36

Program 3G Harus Berkesinambungan

Ketua Media Literasi Anak Negeri (MLAN), Fauzy Ahmad. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Media Literasi Anak Negeri (MLAN), Fauzy Ahmad mengungkapkan Gerakan Gali Gasa harus dilakukan secara berkesinambunga demi tercapainya visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu.

“Saya menganggap bahwa Gerakan Gali Gasa yang awalnya mealakukan kerja-kerja kebersihan untuk menciptakan keindahan, kedepan harus ada kerja-kerja baru,” katanya saat menghadiri buka puasa bersama Pemkot Palu sekaligus dialog antar komunitas, Satgas K5, serta lurah dan camat se-Kota Palu di Baruga Lapangan Vatulemo, Minggu, 18 Juni 2017. beberapa waktu lalu.

“Kerja baru yang akan dilakukan oleh masyarakat Palu adalah upaya peningkatan menjadikan Kota Palu sebagai kota Destinasi,” sambungnya.

Fauzi berharap Gerakan Gali Gasa terus dilakukan dalam rentan yang panjang untuk memaksimalkan capaian visi Wali Kota Palu.

“Semua yang dilakukan dalam konteks Gerakan Gali Gasa harus bisa menciptakan kebersihan. Kedepan, keterlibatan masyarakat dalam Gerakan Gali Gasa harus menjadi yang utama,” katanya.

“Saya juga berharap agar komunitas-komunitas yang tergabung di Gerakan Gali Gasa, bisa terus bersinergi untuk tercapainya Palu bebas sampah dan menjadi kota destinasi,” sambungnya.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Palu, Hidayat, M.Si berharap ada sinergitas pandangan terhadap Gerakan Gali Gasa.

“Agar kita semua lebih memahami maksud Gerakan Gali Gasa tersebut,”.

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Tim Gerakan Gali Gasa Anshar Munir mengungkapkan kegiatan tersebut lebih diarahkan untuk silaturahmi. Kata dia, program gerakan gali gasa adalah program Pemerintah Kota Palu yang mengutamakan kebersamaan.

“Karena penggerak Gerakan Gali Gasa terdiri dari Camat, Lurah, Satgas K5 dan Tim Gerakan Gali Gasa. Harapanya dari kegiatan ini akan terbangun sebuah koordinasi dan komitmen seluruh yang terlibat pada Gerakan Gali Gasa,” katanya.

“Sehingga kami menginginkan Gerakan Gali Gasa dikerjakan secara bersama, tidak individu, namun kolektif kolegial,” harapnya.


Editor : M Yusuf BJ