Saturday, 25 November, 2017 - 11:32

Proyek Bronjong Sungai Tuweley Capai 50 Persen

DIKEBUT - Pemasangan bronjong di Sungai Tuweley sepanjang  224 meter terus dikebut. (Foto : Aco Amir/ Metrosulawesi)

Tolitoli, Metrosulawesi.com - Proyek pemasangan berongjong di bantaran Sungai Tuweley Kecamatan Baolan sepanjang 224 meter terus dikebut. Pasalnya, pelaksanaan pekerjaan akan berahir pada Desember tahun ini.

Informasi yang diperoleh pemasangan kawat beronjong beserta penimbunan dinding beronjong itu menghabiskan dana Rp 3 miliar lebih yang bersumber dari APBN 2017. Proyek yang melekat pada Balai Wilayah Sungai Sulawesi III (BWSS) tersebut dikerja oleh rekanan lokal.

Pengawas lapangan pada proyek tersebut Ansar ditemui di lokasi proyek Minggu 12 November 2017 mengatakan pemasangan beronjong di bantaran Sungai Tuweley dimaksudkan guna mengantisipasi erosi pengikisan tanah pada pinggiran sungai akibat banjir yang sewaktu waktu terjadi apalagi Kabupaten Tolitoli rentan dengan terjadi bencana alam tahun ini.

Dikatakan pada perencanaan awal ketinggian pemasangan bronjong pada tebing sungai  berkisar 2,50 meter namun atas keinginan warga setempat menginginkan ada ketambahan sehingga terjadi perubahan pada volume pekerjaan dengan menambah ketinggian 1 meter sehingga keseluruhan ketinggian dinding beronjong menjadi 3, 50 meter.

"Saat ini bobot volume pegerjaan mencapai 50%,kita optimIs proyek ini rampung secara keseluruhan sebelum masa kontrak berakhir," ujarnya. (Selengkapnya di edisi cetak Selasa, 14 November 2017)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.