Wednesday, 23 August, 2017 - 08:39

Proyek SMP 1 Petasia Belum Rampung, DPRD Minta Kontraktor Bertanggung Jawab

TINJAU UN - Anggota Komisi I DPRD Morowali Utara membidangi bidang pendidikan memantau pelaksanaan ujian nasional, baru-baru ini. (Foto : Alekson W/ Metrosulawesi)

Kolonodale, Metrosulawesi.com - Anggota Komisi I DPRD Morowali Utara membidangi bidang pendidikan mendapatkan laporan bahwa proyek di SMP Negeri 1 Petasia yang dibangun pada 2016 hingga kini belum rampung 100 persen.

Laporan itu diterima saat Anggota Komisi I DPRD Morowali Utara turun memantau pelaksanaan ujian nasional tahun 2017 di sekolah tersebut.

Sekretaris Komisi I DPRD Morut, Melky Tangkidi didampingi Mitanis Tulaka, Yanto Mbaoli dan Novarice taua yang melakukan kunjungan atau pemantauan di SMP Negeri I Petasia dan SMP Negeri II Petasia.

Kepala SMP Negeri I Petasia, Yeritje Woso Yeritje Woso yang belum lama memimpin sekolah tersebut menyampaikan bahwa dua bilik sekolah yang dibangun tahun 2016 lalu hingga kini tidak dapat dimanfaatkan karena belum selesai 100%.

Bila musim hujan, air masuk ke dalam ruang kelas dan teras sekolah tersebut. Oleh para anggota DPRD itu menanggapi bahwa hal ini sudah ditinjau pada masa reses anggota DPRD baru-baru ini.

“Kami sudah panggil pihak berwenang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama kontraktornya untuk bertanggung jawab dalam pekerjaan proyek tersebut,”ujar Mitanis Tulaka menambahkan.

Adapun peserta UN menggunakan 9 kelas SMP Negeri I atau 179 siswa/siswi ditambah 20 orang dari SMP Satap Matube serta 8 orang dari SMP Satap Gililana yang mengikuti ujian nasional yang dipusatkan di SMP Negeri I Petasia. Semua peserta hadir.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.