Monday, 28 May, 2018 - 05:32

Proyek SMP 1 Petasia Belum Rampung, DPRD Minta Kontraktor Bertanggung Jawab

TINJAU UN - Anggota Komisi I DPRD Morowali Utara membidangi bidang pendidikan memantau pelaksanaan ujian nasional, baru-baru ini. (Foto : Alekson W/ Metrosulawesi)

Kolonodale, Metrosulawesi.com - Anggota Komisi I DPRD Morowali Utara membidangi bidang pendidikan mendapatkan laporan bahwa proyek di SMP Negeri 1 Petasia yang dibangun pada 2016 hingga kini belum rampung 100 persen.

Laporan itu diterima saat Anggota Komisi I DPRD Morowali Utara turun memantau pelaksanaan ujian nasional tahun 2017 di sekolah tersebut.

Sekretaris Komisi I DPRD Morut, Melky Tangkidi didampingi Mitanis Tulaka, Yanto Mbaoli dan Novarice taua yang melakukan kunjungan atau pemantauan di SMP Negeri I Petasia dan SMP Negeri II Petasia.

Kepala SMP Negeri I Petasia, Yeritje Woso Yeritje Woso yang belum lama memimpin sekolah tersebut menyampaikan bahwa dua bilik sekolah yang dibangun tahun 2016 lalu hingga kini tidak dapat dimanfaatkan karena belum selesai 100%.

Bila musim hujan, air masuk ke dalam ruang kelas dan teras sekolah tersebut. Oleh para anggota DPRD itu menanggapi bahwa hal ini sudah ditinjau pada masa reses anggota DPRD baru-baru ini.

“Kami sudah panggil pihak berwenang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama kontraktornya untuk bertanggung jawab dalam pekerjaan proyek tersebut,”ujar Mitanis Tulaka menambahkan.

Adapun peserta UN menggunakan 9 kelas SMP Negeri I atau 179 siswa/siswi ditambah 20 orang dari SMP Satap Matube serta 8 orang dari SMP Satap Gililana yang mengikuti ujian nasional yang dipusatkan di SMP Negeri I Petasia. Semua peserta hadir.


Editor : Syamsu Rizal