Friday, 20 April, 2018 - 14:49

PT IMIP Bangun Masjid di Sekitar Perkantoran

GUNTING PITA - Bupati Morowali, Anwar Hafid meresmikan Masjid As-Salam di sekitar perkantoran PT IMIP, Jumat 19 Januari. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Diberi Nama As-Salam, Mudahkan Karyawan Ibadah

Tak hanya soal lingkungan. PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), juga peduli dengan pengembangan ibadah bagi sumber daya manusianya. Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan itu, membangun sarana ibadah, berupa masjid, yang diresmikan, Jumat 19 Januari 2018.

MEMBANGUN mental sumber daya manusia melalui pendekatan agama, tampaknya disadari betul oleh PT IMIP. Atas kepentingan itu, perusahaan membangun sebuah masjid di komplek perusahaan, yang kemudian diberi nama Masjid As Salam.

Setelah melalui proses pengerjaan, Masjid As Salam ini, Jumat 19 Januari 2018, diresmikan penggunaannya oleh Bupati Morowali, Anwar Hafid. Peresmian dihadiri sejumlah pejabat Pemda Morowali dan petinggi PT IMIP.

Peresmian diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alqur’an dan kemudian dilanjutkan dengan  penguntingan pita oleh Bupati Morowali.  Saat itu juga masjid tersebut langsung digunakan untuk salat Jumat.

Bupati Morowali Anwar Hafid menyebut bahwa PT IMIP sudah memperhatikan kebutuhan spritual dari ribuan karyawan muslim yang bekerja di perusahaan. Bagi karyawan tentu kehadiran masjid sesuatu yang amat disyukuri. Sebab perusahaan sudah memberikan kepeduliannya.

"Saya berharap karyawan muslim di kawasan PT IMIP untuk senantiasa tidak mengabaikan kewajibannya atau tetap memakmurkan masjid ini. Karena apalah artinya masjid dibangun kalau jamaahnya tidak ada," ujar Anwar Hafid saat memberi sambutan dalam kegiatan peresmian masjid itu.

Bupati Morowali dua periode ini, meminta kepada pihak perusahaan memberikan kesempatan seluas-luasnya terhadap karyawan yang muslim untuk dapat melaksanakan kewajibannya mengerjakan salat, apabila waktunya sudah tiba.

"Ini satu kebanggaan buat kita semua di daerah ini, karena sangat jarang sekali perusahaan mau membangun masjid di dalam perusahaan. Tapi PT IMIP tidak ingin seperti itu," ungkap Anwar Hafid.

Perlu diketahui di luar masjid yang diresmikan di kompleks rusunawa di desa Labota ada satu masjid milik PT IMIP dan yang sudah ikut diletakkan batu pertama bangunan. Sementara bangunan masjid yang diresmikan itu lokasinya bersebelan dengan gedung kantor PT IMIP.

 
Editor: Udin Salim

Tags: