Tuesday, 21 August, 2018 - 06:32

PT IMIP Diminta Utamakan Karyawan Lokal

BERI MASUKAN - Anggota Komisi VII DPR RI, Ahmad M Ali didampingi rekannya saat melakukan pertemuan dengan segenap direksi PT IMIP Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali, Jumat 20 Juli 2018. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.com - Untuk yang kesekian kalinya kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali mendapat kunjungan resmi dari anggota komisi VII DPR RI.

Misi kunjungan kerja kali ini dilakukan oleh sejumlah anggota komisi VII DPR RI, di antara yang ikut rombongan adalah Ahmad M Ali, anggota DPR RI dari Dapil Sulteng. Mereka menemui sejumlah direksi perusahaan.

Ahmad M Ali yang juga merupakan bendahara umum DPP partai NasDem menyinggung permasalahan penerimaan tenaga kerja dalam perusahaan kawasan PT IMIP. Dia meminta agar perusahaan untuk dapat memberikan kuota yang lebih kepada warga Morowali.

"Perlu perhatian kita bahwa sebenarnya warga Morowali tidak hanya sebatas bekerja di perusahaan. Di sisi lain, sangat memungkinkan menjaga kelangsungan perusahaan," ujar Ahmad M Ali di hadapan sejumlah direksi saat kunjungan kerja di PT IMIP, Jum'at 20 Juli 2018.

Kalau itu tidak dilakukan, kata Ahmad M Ali yang juga putera daerah Morowali itu, berjanji akan menjadi garda paling di depan untuk memperjuangkan semua ketimpangan yang dilakukan perusahaan terhadap hak-hak warga Morowali.

"Saya berharap keberadaan perusahaan  dapat membawa kemanfaatan. Utamanya masyarakat negeri kita sendiri, khususnya buat anak-anak daerah Morowali yang masih banyak jumlahnya belum memiliki pekerjaan," ujarnya.

Ahmad M Ali menyebut sangat tidak ingin putra-putri daerah Morowali hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri, termasuk kehadiran Politeknik Morowali agar mahasiswanya diperbanyak anak dari Morowali.

"Untuk kampus Politeknik sendiri, jika penerimaan mahisiswa, diberikan kuota lebih kepada anak Morowali. Artinya utamakan dulu anak Morowali," ujarnya.

Komisi VII meminta direksi perusahaan untuk selalu terbuka serta  memberikan penjelasan yang sebenarnya kondisi dalam kawasan perusahaan, agar isu yang senantiasa berkembang tidak menimbulkan spekulasi yang negatif.

Berberapa isu yang senantiasa beredar yang dialamatkan dari di dalam kawasan perusaahan. Misalnya tenaga kerja asing (TKA) ilegal serta pemberian gaji tenaga kerja lokal yang oleh perusahan tempat bekerja dibedakan dengan TKA.     

 

Editor: Udin Salim

Tags: