Friday, 21 July, 2017 - 18:55

PT MAS Bantah Perizinan Bermasalah

Habibi HA Masakirang. (Foto : Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Bungku, Metrosulawesi.com - Project Manager PT Mahligai Artha Sejahtera (MAS) Habibi H A Masakirang, menyayangkan oknum yang menyebut perusahaan tambang tempatnya bekerja ini bermasalah di perizinan.

"Salah alamat menyatakan PT MAS ilegal dan tuduhan semacam ini tentu saja dapat merugikan privasi dan nama besar perusahaan," sebut Habibi HA Masakirang di Bungku,Senin 19 Juni 2017.

Dia mengungkapkan dari sekian banyak perusahaan yang beraktivitas dalam hal pertambangan di Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, kaitannya dengan hal izin pertambangan PT MAS semua sudah dimiliki.

"Legalitas yang dikantongi PT MAS izin yang dikeluarkan oleh pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sampai dengan Kementerian," ungkapnya.

Dia mengatakan,pihak perusahaan sama sekali tidak menuduh kalau ada oknum tertentu sudah berpendapat PT MAS ilegal. Lebih santun dan lebih bagus lagi jikalau ada klarifikasi terlebih dulu sebelum mengeluarkan informasi, katanya.

"Pintu perusahaan selalu terbuka dan kami akan siap memperlihatkan semua jika ditanya soal dokumen izin," katanya.

Perusahaan PT MAS ini juga sudah sempat dikabarkan memiliki banyak orang asing yang berasal dari negara luar dan menjadi tenaga kerja. Hal ini sama sekali tidak benar karena tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

"Semua tenaga kerja adalah warga lokal, apabila tidak yakin silahkan datang dan cek dalam lokasi perusahaan," katanya.

Besar kemungkinan kabar dokumen izin atau terkait permasalahan tenaga kerja dibuat bertujuan hanya untuk berupaya menyudutkan perusahaan. Padahal asal tuduhan ini jelas cacat hukum karena tak berdasarkan fakta yang sebenarnya.

"Perlu diketahui masalah kewajiban perusahaan untuk membayarkan atau menyetorkan royalti ke pemerintah juga tidak pernah kami abaikan," ungkapnya.

Guna membuktikan kebenarannya saat ini perusahaan berjalan seperti aktivitas biasa tanpa ada hambatan. Olehnya itu amat tidak rasional jika perusahaan PT MAS dianggap masih ilegal dan akan melaporkan ke pihak berwajib apabila masalah ini dimunculkan kembali.
 

Editor : Syamsu Rizal

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.