Thursday, 16 August, 2018 - 20:05

Putusan Yos Sudarso Mardjuni Final

Yos Sudarso Mardjuni. (Foto : Antara)

Palu, Metrosulawesi.com - Putusan terhadap terdakwa anggota DPRD Kota Palu, Yos Sudarso Mardjuni sudah final. Pasalnya, selama tujuh hari Yos Sudarso diberikan kesempatan untuk melakukan upaya hukum lainnya, atas putusan satu tahun dan empat bulan atau 16 bulan penjara oleh Majelis Hakim Tindak Pidana (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Palu, Jumat (7/8/2015).

Hal tersebut diungkapkan Humas Pengadilan Negeri Palu, I Made Sukanada kepada wartawan, Selasa (18/8/2015) di Palu.

Made mengatakan, hingga waktu yang telah ditentukan, Yos Sudarso tidak melakukan upaya hukum lain atau banding atas putusan Pengadilan tingkat pertama.

Dalam putusan Majelis Hakim, Yos Sudarso Mardjuni terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana hibah pembinaan Partai Politik (Parpol) dari  Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kota Palu, selama menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Palu periode 2009-2013.

Yos terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan penyimpangan pengelolaan terhadap dana Parpol tersebut, dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 304.008.255

Sehingga, terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut sebagaimana  yang dimaksud dalam Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.

Selain hukuman penjara, terdakwa Yos Sudarso Mardjuni juga didenda senilai Rp50 juta subsidair tiga bulan kurungan, serta membayar ganti rugi senilai Rp 30.359.155 subsidair tiga bulan kurungan.

Majelis Hakim Ketua Abdul Halim Amran, yang didampingi Hakim Anggota Muh Nur Ibrahim dan Hakim Darmansyah dalam putusannya mengatakan, berhubung ada uang terdakwa yang dititip pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) senilai Rp100 Juta, maka uang pengganti langsung dipotong dari uang yang dititip pada JPU, dan sisanya dikembalikan kepada terdakwa.

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Palu terhadap terdakwa Yos Sudarso Mardjuni lebih ringan dari tuntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Palu.

Diketahui, JPU menuntut terdakwa mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Palu, Yos Sudarso Mardjuni selama satu tahun enam bulan atau 18 bulan penjara.

Yos Sudarso Mardjuni ditahan sejak 6 Januari 2015 hingga sekarang, dengan adanya putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Palu yang memutuskan bahwa terdakwa dipidana selama 16 bulan penjara, maka sisa masa tahanan yang harus dijalankan oleh terdakwa Yos Sudarso Mardjuni adalah  kurang lebih delapan bulan.


Editor : Joko Santoso