Friday, 20 July, 2018 - 01:33

Ragam Galeri Dibangun di Hutan Kota Kaombona

Pemkot Palu terus melakukan tahapan pembangunan Hutan Kota (arboretum) Kaombona, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore. (Foto: M Yusuf Bj/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu terus melakukan tahapan pembangunan Hutan Kota (arboretum) Kaombona, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore. Hutan Kota ini diharapkan akan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kota Palu.

Walikota Palu, Hidayat M.Si  mengungkapkan area pinggir hutan kota memang disediakan untuk ragam galeri atau tempat berjualan bagi beragam produk UKM di Kota Palu.

“Jadi kami akan bangun tempat berjualan yang representatif, sehingga orang yang membeli merasa nyaman,” jelasnya di Palu beberapa waktu lalu. 

Walikota Hidayat mengungkapkan ada beberapa sarana yang akan dibangun di Hutan Kota Kaombona.

“Disitu akan kami bangun seluruh sarana olahraga, kecuali sepakbola. Bahkan ada ruang yang kami sediakan untuk fauna khas Sulawesi Tengah, seperti Anoa dan sejenisnya. Keinginan saya, di lokasi itu akan ditanami kurang lebih 40.000 pohon endemik Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Jadi, kata Hidayat, fungsi kawasan tersebut selain sebagai hutan kota, juga sebagai objek rekreasi. 

“Tahun lalu sudah kami mulai pembangunannya. Tahun lalu PU provinsi sudah membangun di hutan kota tersebut, yaitu lokasi pasar seni yang terletak di depan Unismuh Palu," katanya.

Untuk tahun ini, Hidayat mengatakan PU Kota Palu akan membangun amphiteater, lapangan takraw, volley ball, rute sepeda, jalan, dan gapura.

“Ini artinya ada keseriusan Pemkot Palu untuk membangun infrastruktur di empat dimensi kawasan Kota Palu,” katanya.

Kata dia, saat ini, Kota Palu telah membangun beragam sarana di tiga dimensi kawasan, yaitu gunung, bukit, dan teluk.

“Di Uentumbu kami sudah membangun sarana disana, begitu juga di Salena. Ini artinya, untuk menjadikan Kota Palu kuat di bidang pariwisata. Karena untuk membangun ekonomi Kota Palu tidak ada jalan lain, harus mendatangkan orang ke Palu dengan menjual jasa. Makanya kami membangun Palu sebagai kota destinasi,” katanya.

Oleh karena itu, Hidayat meminta seluruh seluruh elemen, baik pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan hal itu. 

“Karena kita semua yang tinggal di Palu ingin menikmati keindahan dan keanekaragaman Kota Palu,” katanya.