Thursday, 23 November, 2017 - 19:08

Ratna Pettalolo: Alhamdulillah

ILUSTRASI - Ratna Dewi Pettalolo. (Grafis : Dok Metrosulawesi)

Raih Suara Terbanyak, Lolos Bawaslu RI

Palu, Metrosulawesi.com - Ratna Dewi Pettalolo, Ketua Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Sulteng sukses terpilih menjadi komisioner Bawaslu RI. Satu-satunya wanita asal Sulteng itu, bahkan berhasil memenangi dukungan anggota Komisi II DPR RI, dengan raihan suara terbanyak dibandingkan calon lainnya.

“Alhamdulillah. Sangat bersyukur bisa masuk hingga pada tahapan terpilih sebagai komisioner Bawaslu RI. Tentunya bahagia dan bangga bisa membawa nama Sulawesi Tengah hingga tingkat pusat. Karena sebagai putri daerah, kita bangga bisa berkompetisi hingga tingkat nasional,” katanya kepada Metrosulawesi, Rabu 5 April.

“Kebahagiaan semakin terasakan dengan terpilih dan memperoleh dukungan DPR dengaan perolehan suara tertinggi. Semoga amanah ini bisa dilaksanakan dengan baik, hingga akhir masa jabatan. Tentunya saya tetap membutuhkan pengawasan dari media terkait pelaksanaan tugas. Jika ada hal-hal yang keliru, mohon disampaikan agar terus melakukan perbaikan,” sambungnya.

Pihaknyanya mengungkapkan siap menerima kritik dan saran jika terdapat kekeliruan.

“Tentunya kritik dan saran untuk personal maupun secara institusional, agar bersama-sama kita bisa mengawal pemilu serentak nanti di 2019,” kata istri dari Sofyan Farid Lembah (Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sulteng) itu.

Ditanya soal rencana pelantikan, Ratna menjelaskan, pelantikan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

”Untuk pelantikan terjadwalkan pada tanggal 12 April 2017, sehingga dalam waktu dekat ini akan segera kembali ke Palu untuk menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan,” katanya.

Disinggung soal peluangnya menjabat Ketua Bawaslu RI, Ratna mengaku belum berpikir ke arah itu.

“Nanti akan ada tahapan pleno untuk melakukan pemilihan ketua Bawaslu RI. Namun hingga saat ini saya belum berfikir itu, karena masih ada tahapan pelantikan yang harus dilalui,” katanya.

Sementara itu, untuk posisinya di Bawaslu Sulteng, Ratna mengungkapkan akan ada Pengganti Antar Waktu (PAW).

“Untuk Ketua Bawaslu Sulteng nanti akan diplenokan kembali, nanti saat pulang akan dibahas untuk jadwalnya akan seperti apa, pastinya akan dibicarakan dulu kepada komisioner Bawaslu Sulteng yang lain,” katanya.

Seperti diketahui, pemilihan komisioner Bawaslu RI digelar pada Rabu dinihari, 5 April 2017, pemungutan suara dilakukan di Komisi II DPR RI di gedung DPR RI. Hasil pemilihan itu,  Ratna Pettalolo meraup 54 suara, Mochammad Afifuddin 52 suara, Rahmat Bagja 51 suara, Abhan 34 Suara dan Fritz Edward Siregar 33 Suara.

Dijadwalkan pada Jumat besok, 7 April 2017 akan dilaksanakan Sidang Paripurna untuk mengesahkan nama-nama Komisioner Bawaslu RI yang terpilih.

Ketua Komisi II Zainudin Amali mengatakan nama-nama komisioner Bawaslu dan KPU telah disetujui oleh pimpinan DPR RI. 

"Ya, tadi saya melaporkan di rapat Bamus (Badan Musyawarah) sejak awal proses pemilihan hingga saat ini, pimpinan dan peserta rapat telah menyimak dan menyetujui laporan dari Komisi II. Besok akan dilakukan paripurna," ujar Amali di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu 5 April.

Amali mengatakan paripurna nanti akan membahas tentang laporan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan. Ia juga mengatakan komisioner KPU dan Bawaslu dipilih secara objektif. 

"Jadi semua peserta fit and proper test dipilih secara objektif oleh 55 anggota yang ada di Komisi II dan ternyata, dari tujuh, ada dua orang sama," imbuhnya.

Terkait pertanyaan Komisi II terhadap calon KPU dan Bawaslu saat uji kelayakan dan kepatutan tentang uji materi UU Pilkada yang diajukan KPU ke MK, Amali mengatakan hal itu tidak menjadi pertimbangan khusus untuk memilih. 

"Cuma ditanya saja, tidak jadi pertimbangan, anggota tidak pertimbangkan. Setelah mendapatkan penjelasan, ya sudah, tidak bertanya lagi," jelas Amali.

Dia berharap terpilihnya tujuh komisioner KPU dan lima Bawaslu akan meningkatkan sinergi menjadi yang lebih baik. 

"Saya berharap ke depan sinergi akan berjalan lebih baik ke arah positif dan produktif untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 dan pileg dan pilpres 2019," pungkas Amali.


Editor : Udin Salim

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.