Tuesday, 26 September, 2017 - 19:11

Rawan Konflik, Gilingan Padi di Morut Perlu Ditertibkan

BERJALAN - Salah satu gilingan berjalan yang meresahkan pemilik gilingan duduk di Morowali Utara. (Foto : Alekson W/ Metrosulawesi)

Kolonodale, Metrosulawesi.com - Sekitar 25 orang pemilik gilingan padi duduk melayangkan surat pengaduan ke Bupati Morowali Utara Ir Aptripel Tumimomor MT terkait menjamurnya pemilik gilingan padi berjalan.

Masalah ini sudah berulang kali diadukan ke pemerintah Kecamatan, namun tak ada tindak lanjutnya. Jika tak segera diambil langkah oleh Pemkab, masalah ini bisa berujung konflik.

Dua pemilik gilingan padi duduk H Talingkau dan AK Kalembiro kepada Metrosulawesi mengaku telah melayangkan surat pengaduan ke Bupati memohon agar pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah untuk penertiban.
 
Sebelum, kata dia terjadi hal-hal main hakim sendiri oleh pemilik gilingan padi duduk seperti di desa Bunta kecamatan Petasia Timur terhadap Muji yang babak belur (pemilik gilingan berjalan).

Lebih jauh mantan Camat Lembo yang juga pemilik gilingan di Tinompo menegaskan, jika pemerintah tidak ada tindakan terhadap pemilik gilingan berjalan maka ke 25 orang pemilik gilingan duduk ini tidak akan membayar pajak.

Sementara itu Marten Manase pemilik gilingan duduk di Desa Trans Bunta juga mentatakan pemerintah setempat tidak bisa mengatur berkeliarannya gilingan padi berjalan di Kabupaten Morowali Utara.

“Yang sudah pernah diminta izinnya ternyata tidak ada seperti izin usaha yang kami miliki, maka kami juga tidak akan membayar pajak lagi dan merubah posisi gilingan duduk menjadi gilingan berjalan yang langsung mendatangi rumah-rumah warga yang akan menggiling padi,” tegas Marten meminta hal ini menjadi perhatian pemerintah setempat.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.