Tuesday, 21 November, 2017 - 07:19

Rayhan Qalbu, Bocah Asal Poso Lolos Seleksi Turnamen Internasional

Mohamad Rayhan Qalbu ketika mengikuti proses seleksi di Malang. (Foto : Ist)

Akan Bergabung Bersama 300 Anak Lainnya

Poso, Metrosulawesi.com - Jika anda pernah mendengar sosok Mohamad Rayhan Qalbu pesepak bola kecil asal Kabupaten Poso yang masuk Akademi Asipa (Bola Aji Santoso) binaan mantan pelatih timnas U23 Aji Santoso di Malang. Bakat dan kemampuan bocah itu terus berkembang pesat.

Informasi yang dihimpun Metrosulawesi saat mewawancari orangtuanya mengatakan, setelah hampir dua tahun menimba ilmu di sekolah Asipa binaan Aji Santoso, remaja kecil 14 tahun asal kelurahan Lawanga, Kabupaten Poso kini berhasil lolos seleksi Turnamen Dana Cup di negara Swedia dan Gota Cup di negara Denmark.

Sebelumnya pada pertengahan bulan Februari 2016, Rayhan Qalbu mengikuti seleksi di tiga tim untuk kategori tim 2001, tim 2002 dan tim 2003. Rayhan yang masuk di Tim 2002 berhasil lolos seleksi dan akan bergabung dengan 300 peserta yang sudah lolos seleksi. Bahkan dari Sulawesi Tengah nama Rayhan yang paling menonjol disebut karena pesepak bola kecil itu berasal dari daerah bekas konflik yakni Kota Poso.

Rayhan Qalbu yang ngefens dengan Lionel Messi, merupakan satu-satunya anak perwakilan asal Sulawesi Tengah, yang bakal berlaga dalam seleksi turnamen sepak bola di Denmark dan Swedia. Secara keseluruhan, ia berhasil menjadi pesaing bagi 1.300 anak yang mengikuti seleksi.

Sementara itu, pihak Orang tua Lutfia Mangun berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah kepada anak kebanggaannya itu.

"Anak kami ini kalau di sana tidak disebut Ryhan namanya. Dia lebih dikenal dengan nama Poso. Dari prestasi yang sudah die berikan, kami tidak berharap banyak. Kami hanya ingin dukungan dari pemerintah, dan dari warga juga. Karena tentunya apa yang dia raih, akan menjadi keberhasilan juga bagi daerah kita,” ujar Ibu Rayhan kepada Metrosulawesi, Selasa (1/2/2016).

Saat ini Rayhan Qalbu masih berada di Malang, untuk mengikuti pendidikan di sekolah Asipa binaan Aji Santoso. Rayhan sendiri rencananya akan kembali ke kampung halamannya di Poso sebelum bertolak ke Denmark dan Swedia.

Gothia Cup adalah turnamen sepaknola usia muda paling besar dan paling terkenal di dunia. Setiap tahun sebanyak 1.600 team dari 80 negara ambil bagian, mereka memainkan 4.500 pertandingan yang dilaksanakan di 110 lapangan yang ada di kota Gotheborg, Swedia. Para peserta berasal dari negara-negara di seluruh dunia. Yang membuat turnamen ini menarik dan unik, talenta-talenta muda dari seluruh dunia dengan berbagai ras, agama serta negara bersatu dalam satu atmosfer sepak bola.

Gothia Cup pertama kali digelar sejak tahun 1975, sampai sekarang sudah jutaan pemain dari total 141 negara berpartisipasi pada turnamen ini. Panitia mempekerjakan sekitar 2.200 orang untuk mensukseskan turnamen ini. Seluruh klub yang negaranya merupakan member FIFA dipersilakan untuk mengikuti turnamen ini, turnamen di bagi beberapa grup yang terdiri 4 sampai 5 team, dimana semua team akan saling berhadapan dalam grup tersebut.

Sedangkan, Dana Cup sendiri merupakan turnamen internasional besar yang dilaksanakan setiap tanggal 25-30 Juli setiap tahun di Hjorring, Denmark. Pernah diikuti oleh pemain top dunia sebelum mereka menjadi pemain profesional seperti Ze Roberto, Brian Laudrup, Peter Schmeichel sejak tahun 1992.

Setiap tahun Dana Cup selalu diikuti klub-klub besar di dunia seperti Sao Paulo Brazil, Chivas Mexico, Cruz Azul Mexico, Ipwich Town England.

Turnamen akan dimulai dan dibuka distadium Hjoring Senin 25 Juli jam 7.30 sore, setiap grup terdiri dari 4 atau 5 tim, yang masing-masing akan saling bertemu. Bagi tim yang menempati peringkat pertama dan kedua akan lanjut ke playof A dan sisanya masuk ke playof B.


Editor : Udin Salim

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.