Thursday, 23 November, 2017 - 08:18

Realisasi Semester Pertama APBD 2016 Kota Palu Rendah

Erfandi Suyuti dan H Basmin Karim (paling kiri) saat rapat pembahasan di DPRD Kota Palu. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Berdasarkan pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu bersama TAPD Pemkot, laporan realisasi semester pertama APBD tahun Anggaran 2016 masih cukup rendah.

Pimpinan Banggar DPRD Kota Palu Erfandi mengakui, rendahnya realisasi semester pertama APBD 2016 disebabkan beberapa faktor, diantaranya minimnya serapan anggaran dibeberapa SKPD yang ada di lingkup Pemkot.

“Ada beberapa SKPD yang memiliki anggaran besar, namun serapan anggaranya kecil. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor rendahnya realiasi semester pertama APBD 2016,” ungkapnya.

Reo menyebutkan ada sekitar delapan SKPD dilingkup Pemkot yang memiliki anggaran besar, namun serapan anggarannya kecil seperti Dinas Pertanian dan Kelautan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Rumah Sakit Umum Anutapura, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Pendidikan.

“Seluruh kepala SKPD dilingkup Pemkot harus dihadirkan dalam pembahasan Banggar. Agar mereka dapat menjelaskan, kenapa realisasi anggaran semester pertama masih rendah,” tegas Anggota Banggar Drs. H. Ishak Cae, Selasa 9 Agustus 2016.

Menurutnya, kehadiran kepala SKPD sangat dibutuhkan dalam pembahasan ini untuk mengetahui dengan jelas persoalan ini bisa terjadi.

“Kalau memang alasan yang diutarakan Kepala SKPD tidak rasional, yah bisa dipastikan Banggar tidak akan mengakomodir SKPD yang bersangkutan untuk diberikan anggaran tambahan pada APBD-Perubahan tahun 2016,”ujarnya.

Politisi Golkar inipun mewanti-wanti, agar dalam pembahasan di tingkat Banggar Kepala SKPD tidak diwakili.

“Kepala SKPD tidak dapat diwakili dalam pembahasan Banggar, karena kalau diwakili yang bersangkutan tidak akan mungkin dapat mengambil kebijakan,” pungkasnya.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.