Saturday, 19 August, 2017 - 00:28

Rekanan yang Proyeknya Lambat Harus Dikenakan Sanksi

H Anwar Lanasi. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - DPRD Kota Palu meminta Pemerintah Kota (Pemkot) menindak tegas rekanan yang tidak menuntaskan proyeknya hingga batas akhir waktu pengerjaan tahun anggaran 2016.

“Kalau ada proyek yang tidak tuntas dikerjakan oleh rekanan, Pemkot harus memberikan sanksi keras terhadap pihak rekanan,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Palu H. Anwar Lanasi.

Menurutnya, kelalaian rekanan yang tidak menuntaskan pengerjaan sampai batas akhir waktu pengerjaan berdampak pada terhambatnya pembangunan di Kota Palu.

“Oleh karena itu, untuk memberikan efek jera terhadap rekanan seperti itu, pemberian sanksi keras oleh Pemkot adalah jalan keluarnya,” kata Anwar di Palu, Selasa, 20 Desember 2016.

“Selain itu, tentu  menjadi pembelajaran atau contoh rekanan lainya, untuk komitmen menuntaskan pekerjaan proyeknya sesuai tenggang waktu kontrak kerja yang ada,” jelasnya.

Politisi Gerindra ini juga meminta pihak terkait  yang bertugas melakukan pemeriksaan proyek, agar melakukan pemeriksaan secara seksama dan teliti.

“Hal ini untuk  mengetahui hasil pekerjaan proyek oleh  rekanan. Apakah sudah sesuai dengan kontrak kerja atau tidak,” ucapnya.

Anwar Lanasi menyarankan agar Pemkot  senantiasa melakukan evaluasi terhadap pekerjaan proyek-proyek rekanan di Kota Palu.

“Agar supaya Pemkot dapat mengetahui dan mengawasi secara mendalam pekerjaan dan hasil proyek yang dikerjakan di Kota Palu,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, beberapa proyek di Kota Palu yang mengalami keterlambatan atau lompat tahun, diantaranya proyek pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu.

 
Editor : M Yusuf BJ

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.