Monday, 28 May, 2018 - 03:16

Reuni Akbar STM Palu Dimeriahkan Ragam Kegiatan

JALAN SANTAI - Alumni SMKN 3 Palu saat mengikuti jalan santai sebagai bagian dari Reuni Akbar sekolah tersebut, Sabtu, 17 Desember 2017. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Reuni Akbar SMK Negeri 3 Palu (STM), angkatan 1972-2016 dimeriahkan dengan ragam kegiatan, diantaranya jalan santai, donor darah,penyerahan bantuan ke sejumlah panti asuhan muslim maupun Nasrani, dan Lomba Domino yang dihadiri langsung Walikota Palu Drs. Hidayat, M.Si, Sabtu, 17 Desember 2017.

Demikian dikatakan Sekretaris Panitia Pelaksana, Ambotuwo kepada Metrosulawesi di halaman SMKN 3 Palu.

Ambotuwo mengatakan kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) SMKN 3 Palu ke-42.

“Para alumni yang hadir saat ini dari berbagai daerah, diantaranya dari Solo, Jakarta, Papua, Makassar, dan Palembang,” ujarnya.

Dia mengatakan hari ini (kemarin) merupakan ajang merajut kembali kerinduan antar sesama teman lama.

“Pada malam ramah-tamah atau acara puncak sebenarnya dihadiri Walikota Palu, tetapi ada kegiatan, sehingga dihadiri Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said. Kami juga berharap Wawali bisa ikut serta memeriahkan acara Reuni Akbar ini,” katanya.

Salain itu, kata Ambotuwo, pihaknya juga menggelar acara rembuk bersama, karena masa kepemimpinan Ketua Umum Alumni STM, H Samzurizal Tombolotutu, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Parigi Moutong segera berakhir.

“Saya kemarin sudah ke Parigi untuk mengharapkan kesedian Ketum, namun Pak Samzurizal masih ada tugas di luar daerah. Namun Beliau berpesan untuk menyerahkan kepada adik-adik angkatan 80, karena Ketum kami angkatan 70an. Dia berharap nantinya akan masuk pada struktur lembaga Dewan Kehormatan atau Dewan Pembina,” ujarnya.

Ambotuwo mengatakan, alumni dari angkatan 72 akan berkumpul bersama, menyepakati siapa yang bisa dijadikan kendidat calon Ketua Umum.

“Kami juga sangat terbantu dengan media sosial. Karena melalui medsos ini, para teman-teman alumni bisa hadir pada saat ini, begitu ramai dalam kebersamaan. Sekitar ribuan alumni dari berbagai daerah hadir dalam acara ini,” ungkapnya.

Dalam pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni STM, Ambotuwo menjelaskan, akan meminta satu calon Ketum dari perangkatan, dan nantinya akan diperkecil minimal menjadi dua tiga orang. Setelah itu akan dipilihlah siapa yang suara terbanyak dari tiga Ketum tersebut, para kabinetnya diambil dari perangkatan.

“Wacana saya, nanti pada pertemuan tersebut, saya berharap tiap angkatan memberikan sumbangsih, misalnya Rp2 juta, agar saat ada kegiatan, proses pengambilan dana lebih mudah. Jadi sementara ini, sumbangsih dari beberapa alumni kurang lebih Rp30 juta, itu pribadi dari alumni dari Papua,” katanya.

Selain itu, ada beberapa bantuan makanan dari teman-teman angkatan 80an.

“Itulah yang sempat dicicipi saat ini. Kemudian juga ada pembagian doorpraize yang dibagikan ke peserta dalam jalan santai,” katanya. (edy/del)  


Editor : M Yusuf Bj