Wednesday, 18 January, 2017 - 12:34

Ribuan Turis Tiba, Pengusaha Hotel Mulai Lirik Potensi Togean

WISATA BAHARI - Wisatawan sedang menikmati keindahan bawah laut di Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Unauna. Saat ini sedang digelar Pesona Bahari Kepulauan Togean 2016, dibuka hari ini, Sabtu 27 Agustus 2016. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Turis mancanegara dari berbagai negara yang sudah tiba di Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Unauna diperkirakan sudah mencapai ribuan orang, Jumat 26 Agustus 2016. Jumlah ini akan terus bertambah sampai pada puncak pelaksanaan Pesona Bahari Kepulauan Togean 2016.

“Belum ada angka pasti, tapi jumlahnya sudah ribuan. Laporan yang masuk sama saya, semua hotel dan cottage sudah penuh. Ada yang menggunakan homestay,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah Norma Marjanu dikonfirmasi melalui ponselnya, Jumat 26 Agustus 2016.

Norma Marjanu sedang berada di Togean untuk merespons dan memberikan dukungan pada event besar yang digelar Pemkab Tojo Unauna. Ini adalah satu dari lima paket Aksi Sapta Pesona di Sulawesi Tengah yang didukung Kementerian Pariwisata.

Pesona Bahari Kepulauan Togean dijadwalkan dibuka hari ini, Sabtu 27 Agustus 2016 dan berlangsung sampai 31 Agustus 2016 di beberapa lokasi di Kepulauan Togean. Namun, dalam dua hari ini, pra event telah dilaksanakan di antaranya Workshop dan Sadar Wisata, Kamis 25 Agustus 2016 yang melibatkan 40 pengusaha kuliner, pengrajin souvenir dan oleh-oleh khas Togean.

“Mereka menjadi mitra usaha, menggerakkan ekonomi kreatif, ekonomi kerakyatan,” jelas Norma Mardjanu.

Selain itu, juga telah dilaksanakan Bersih Lokasi Event kerja sama TNI, Polri, Taman Nasional Kepulauan Togean, dan Pemkab Touna, serta melibatkan sekitar 300 orang masyarakat setempat.

Pesona Bahari Kepulauan Togean adalah kali ke 12 digelar. Namun, kali ini event yang menggandeng konsultan pariwisata dari Jakarta ini dibikin berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Serangkaian kegiatan di antaranya Bike Adventure Jelajah Togean, Fun Bike, dan beragam acara seni dan budaya, serta aneka lomba menarik seperti lomba hias perahu katinting. Kegiatan ini banyak diminati wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, selain diving dan snorkeling.

Menurut Norma Mardjanu, kehadiran ribuan turis mancanegara di gugusan pulau nan indah di Teluk Tomini itu menjadikan Togean layak dijual sebagai destinasi unggulan di Indonesia. Sayangnya, sarana akomodasi penginapan masih terbatas di Tojo Unauna.

Namun, Norma Mardjanu optimistis dengan banyaknya kunjungan wisata ke Togean akan menjadi pertimbangan serius bagi pengusaha perhotelan berinvestasi di daerah yang potensial itu. Bahkan, sejumlah investor sudah berencana membangun hotel di Tojo Unauna.

“Sudah ada yang berencana membangun hotel berbintang tahun ini di sini (Tojo Unauna),” ungkap Norma Mardjanu.

Dia juga mengapresiasi persiapan yang dilakukan Pemkab Touna dan mitranya yang menggelar event besar dan segala upaya untuk menjadikan Touna sebagai tujuan wisata. Bahkan, kata Norma Mardjanu tahun depan, Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) juga akan memeriahkan event di Togean.

“Saya sudah bertemu dengan Taman Nasional Kepulauan Togean membicarakan kerja sama. Sehingga ke depan bersama-sama memajukan pariwisata di Sulteng, khususnya di Togean,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan media massa, baik cetak, elektronik, maupun daring (online) juga sangat dibutuhkan dalam mempromosikan wisata.

“Sekarang saya sedang bersama teman-teman dari media nasional. Mereka juga yang membantu kita dalam mempromosikan wisata di Sulawesi Tengah,” katanya.

Pihak TNI juga siap mendukung event-event yang digelar di Togean.

“Minggu lalu, tim dari Bank Dunia sudah melaksanakan jelajah Togean dan mereka sangat kagum dengan keindahan bawah laut Togean. Dan, berencana akan berkunjung kembal;i ke Togean dengan keluarga,” ungkap Norma Mardjanu.

Begitu juga dengan Tim Percepatan Wisata Bahari yang menyebut Togean salah satu top 10 destinasi wisata bawah air. Mereka sudah meminta materi promosi dan daftar kontak dive operator yang beroperasi di Togean.

Melalui kerja sama dan dukungan semua pihak, Norma Mardjanu optimistis kunjungan wisatawan di Sulawesi Tengah akan mencapai target tahun ini yakni 2,7 juta. Sampai Juli 2016, kata dia sudah 600.000 wisatawan baik nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke daerah ini. Khusus wisatawan mancanegara ditargetkan tahun ini bisa mencapai 500 ribu.

“Tahun 2015, kunjungan wisatawan di Sulteng kita targetkan 2,5 juta wisawatawan. Sampai akhir tahun 2015 yang tercapai lebih dari target yakni 2,643 juta,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Tojo Unauna Mohammad Lahay juga menyatakan komitmennya mengembangkan pariwisata di daerahnya.

“Kita harus ubah sistem. Sebelum ini, hanya lomba-lomba, tapi yang terpenting dipromosikan,” kata Mohammad Lahay di Palu, belum lama ini.

Bahkan, tahun depan Pemkab Touna akan mengalokasikan anggaran hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2015, 2016 hanya dianggarkan di dinasnya (Dinas Pariwisata Touna) Rp 3,2 miliar, itu pun sudah termasuk gaji. Tapi insya Allah di 2017 nanti, kita genjot tiga kali lipat anggaran Rp 9,6 miliar, itu di luar gaji,” tegas Mohammad Lahay.

Selain APBD, Bupati juga sedang berupaya mendapatkan suntikan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata.

“Kami juga berusaha untuk mendapatkan anggaran dari APBN melalui Kementerian Pariwisata,” kata Bupati Touna.

Dia optimistis kunjungan wisata ke Kabupaten Tojo Unauna akan terus meningkat dengan banyaknya event yang akan digelar.

Mohammad Lahay mengatakan, sektor pariwisata adalah salah satu visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna menuju Touna Hebat. Menurutnya, sektor ini potensial mendorong pertumbuhan ekonomi yang nyata, menghasilkan lapangan pekerjaan baru, peningkatan pertumbuhan akomodasi hotel dan restoran, sarana transportasi, peningkatan sumber daya manusia, sumber daya listrik dan lain-lain.

Komitmen mempromosikan dan mengangkat Kepulauan Togean serta Kabupaten Tojo Unauna ke dunia luar tersebut dinyatakan dalam sebuah kalender event Visit Togean 2017 serta kegiatan holistic branding atau kegiatan branding yang berkesinambungan untuk kabupaten Tojo Unauna.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan