Friday, 20 April, 2018 - 20:45

RS Wakai Cuma Miliki Satu Dokter

Warga  Desa Wakai  dan desa-desa di sekitarnya mengeluhkan terbatasnya dokter di rumah sakit yang berada di Kepulauan Togean, Kecamatan  Unauna, Kabupaten  Tojo Unauna. (Foto : Ist)

Ampana, Metrosulawesi.com - Warga  Desa Wakai dan desa-desa di sekitarnya mengeluhkan terbatasnya dokter di rumah sakit yang berada di Kepulauan Togean, Kecamatan  Unauna, Kabupaten Tojo Unauna.

Akibat keterbatasan dokter, warga yang sakit masih harus dibawa  atau  di rujuk lagi ke rumah sakit Umum Daerah di Ampana Ibu Kota Kabupaten Touna.

"Hanya ada satu dokter, Di rumah sakit yang sudah beroperasi sejak sekitar dua tahun lalu itu " kata Ismail Usman, warga Tanimpo, di Wakai, Minggu (14/8/2016).

Dengan kondisi itu, dokter seringkali tidak bisa melayani seluruh pasien yang datang. Akibatnya warga tetap harus berangkat lagi ke rumah sakit di Ampana  yang jarak tempuhnya memakan waktu sekitar 4 jam jika menggunakan kapal laut.

Bahkan warga yang sakit lebih memilih untuk dirawat Nginap dirumah sendiri dari pada harus menginap di Rumah sakit dengan alasan dokter sering tidak ada di tempat, dan hanya ditemukan perawat.

Warga berharap kepada pemerintah daerah Touna, perihal keterbatasan dokter dan tenaga medis lainnya di rumah sakit itu harus segera diperhatikan dengan serius mengingat dari waktu ke waktu jumlah pasien terus meningkat.

Menanggapi permasalahan itu, PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Touna Javanet Alfari saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) menjadi harapan untuk perbaikan sistem kesehatan di Indonesia khususnya di kabupaten Touna.

“Kami sudah mengusulkan dalam program-program dokter intership juga diproyeksikan untuk meratakan distribusi tenaga dokter hingga kedaerah-daerah terpencil yang kesehatannya bermasalah, termasuk mempersiapkan tambahan tenaga dokter lagi di daerah RSU Wakai,“ ujar Javanet Alfari.

Ia menjelaskan Sejak program ini diluncurkan, dokter baru telah mengikuti program internsip dan ditempatkan di didaerah-daerah yang membutuhkan, yang memiliki sarana pelayanan kesehatan .

Selain itu kata Javanet Alat kesehatan yang ada di Rumah sakit Wakai sudah terbilang lengkap , semua fasilitas sudah tersedia termasuk kebutuhan Laboratorium, IGD dan perawatan  .

“Terkait program Intensip dokter, kita sudah merencanakan untuk menambah dokter di RS Wakai , dan sudah ada penawaran dari lulusan Fakultas Kedokteran Unisa Palu  jika itu ditempoatkan di daerah makan disesuaikan dengan  gaji PTT daerah dan akan dilakukan evaluasi,” tandasnya.


Editor : Masruhim Parukkai

Tags: