Thursday, 23 November, 2017 - 07:56

RSUD Mamuju Beri Pelayanan Maksimal

Antrian di ruang tunggu RSUD Sulawesi Barat. (Foto : Ist)

Mamuju, Metrosulawesi.com – Meskipun umur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat (Subar)terbilang masih muda, namun RSUD ini masih menjadi pilihan bagi masyarakat Sulbar dan sekitarnya untuk di jadikan tempat mendapatan pelayanan kesehatan (Berobat). Setiap hari selain hari libur, selalu nampak masyarakat antri di ruang tunggu. Para penjaga loket selalu disibukkan para pengantri untuk menunggu giliran, hanya ingin mendapatkan pelayanan medis di RSUD milik Masyarakat Sulbar.

Misalnya Musdalifa salah seorang warga Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah yang mengaku mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dari sejumlah Medis di RS itu. Dikatakannya, bersama anak kandungnya, baru–baru ini menjadi pasien akibat menderita sakit batuk. Agar ingin sembuh dari sakitnya, Medis menyarankan agar sang anak harus mendapatkan perawatan khusus oleh Medis. Dari Empat hari anak tersebut mendapatkan perawatan Medis, akhirnya bocah yang lima tahun itu sembuh dari penyakitnya.

“Saya dari jauh, selama empat hari anakku dirawat di RSUD pelayanan dokter dan sejumlah perawat sangat baik. Dan alhamdulillah anak saya sembuh dari sakit batuk asma,” akunya.

Senada dengan salah seorang warga Mamuju saat mengikuti antri di ruang tunggu, Sudirman mengaku, pelayanan RS ini sudah sangat bagus. Karena kata dia, untuk bisa mendapatkan pelayanan yang bagus, pihak rumah sakit membudayakan antri sehingga sejumlah pasien bisa tertangani dengan baik.

“Saya sangat respon pelayanan di RS Sulbar ini, karena di sini masih patuh dengan budaya antri.

"Sehingga pelayanan yang dilakukan oleh dokter bisa tertangani dengan baik,” pujinya.


Editor : Masruhim Parukkai

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.