Thursday, 16 August, 2018 - 20:10

Rusdin, Penderita Tumor Butuh Biaya Operasi

BUTUH ULURAN TANGAN - Rusdin, penderita tumor pasien RSU Anutapura hanya terbaring lemah ditemani keponakannya, Asriana di Ruang Garuda RSU Anutapura Palu, Rabu, 1 Agustus 2018. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Rusdin (40), pasien RSU Anutapura Palu asal Tolitoli tengah membutuhkan uluran tangan Pemerintah Daerah (Pemda). Rusdin yang menderita tumor sudah 12 hari berada di RSU Anutapura. Kepada Metrosulawesi, Rusdin menyatakan keinginan untuk tetap bertahan melawan penyakitnya.

RUANG Garuda RSU Anutapura Palu menjadi saksi bisu bagi Rusdin dalam melawan penyakit tumor yang telah membuatnya kehilangan tangan kanan. Delapan tahun lalu, tangan kanan Rusdin harus diamputasi karena tumor yang diderita semakin membesar.

Namun, kini tumor itu kembali tumbuh dibagian tubuh yang lain, tepatnya dilambung. Tumor yang tumbuh dilambungnya sudah dioperasi di salah satu rumah sakit di Tolitoli.  Adapun Rusdin dirujuk ke Palu untuk perobatan lanjut ke Makassar.

“Saya ingin dirujuk ke Makassar pak, mau operasi, tapi belum ada dana, tolong saya pak,” ucap Rusdin dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di Ruang Garuda RSU Anutapura Palu, Rabu, 1 Agustus 2018.

Dengan hanya memiliki tangan sebelah kiri, Rusdin mengatakan semasa sehat ia sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot di Tolitoli dengan penghasilan rata-rata hanya Rp30.000/hari. Penghasilan itu, nyaris hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Rusdin memiliki tiga orang anak yang kini tinggal bersama mantan istrinya di Tolitoli, sehingga selama perawatan di RSU Anutapura Palu, ia hanya ditemani ibu dan keponakannya.

“Saya ditemani ibu dan keponakan, anak saya tidak datang, mereka tinggal sama mantan istri saya,” kata Rusdin.

Dengan semangat hidup yang dimiliki, Rusdin mengharapkan bantuan pemerintah dan masyarakat agar dirinya bisa berobat lanjut ke Makassar. Biaya yang dibutuhkan Rusdin untuk kebutuhan selama menjalani perawatan dan keluarga yang mendampingi di Makassar. Sementara untuk biaya operasi, Rusdin menuturkan sudah ditanggung BPJS Kesehatan, demikian juga biaya ambulance untuk membawanya ke Makassar.

“Semoga pemerintah provinsi sudi kiranya memberikan bantuan untuk makan dan biaya di Makassar. Tolong saya kasian,” tandas Rusdin.

Informasi Rusdin yang tengah terkendala biaya berobat lanjut ke Makassar telah diposting Asriana, keponakan Rusdin melalui media sosial. Asriana mengatakan keluarganya sudah pasrah dengan nasib yang akan dialami Rusdin.

“Kami sudah pasrah, karena kami juga hidup pas-pasan di Palu,” kata Asriana yang menemani Rusdin menjalani perawatan di RSU Anutapura.

Sementara itu, Wakil Direktur Penunjang RSU Anutapura Palu Nurjayah menjelaskan pihaknya tidak bisa berbuat banyak atas kendala yang menghambat Rusdin untuk berobat lanjut ke Makassar.

“Pihak rumah sakit nanti hanya bisa menanggung ambulance dan biaya perawat mendampingi selama perjalanan ke Makassar,” jelas Nurjayah. 


Editor: Udin Salim