Saturday, 21 April, 2018 - 06:13

Sabu 1,1 Kg Siap Edar di Palu

TANGKAPAN BESAR - Kapolres Palu AKBP Mujianto Sik (tengah) didampingi Kabag Ops Polres Palu AKP Sulardi, Paur Humas Polres Palu Aipda I Kadek Aruna, menunjukkan barang bukti narkoba jenis Sabu kepada wartawan di Mapolres Palu, Senin 26 Februari 2018. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – Peredaran narkoba di Palu sudah dalam tarap sangat memprihatinkan. Menyusul keberhasilan Polres Palu mengamankan sebanyak 1,1 kg sabu yang siap edar dalam penggerebekan di Jalan Jati Baru, Lorong I, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Ahad 25 Februari.

Kapolres Palu, AKBP Mujianto Sik, mengungkapkan, selain mengamankan sabu seberat 1 kg, penggerebekan yang berlangsung sangat cepat itu, juga berhasil menangkap lima pelaku. Memprihatinkan, karena salah satu pelaku masih berstatus pelajar.

“Dalam penggerebekan tersebut salah satu pelaku yang berinisial DF, berhasil melarikan diri, dan kami tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Kapolres kepada wartawan, Senin 26 Februari.

Kelima pelaku tersebut masing-masing berinisial MF (16) yang masih berstatus pelajar, MZ (19), GA (19), RE (19) dan DV (19). Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 14 paket sabu-sabu siap edar seberat 27,14 gram, yang dikemas dalam satu paket besar dan 13 paket kecil.

Kapolres Mujianto mengungkapkan bahwa dalam penggeledahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas mengamankan satu buah brankas kecil berwarna biru. Saat dibuka ternyata brankas tersebut berisi narkoba jenis Sabu seberat 1,134 kilogram, yang dikemas dalam 22 paket, serta uang sejumlah Rp8.444.000, beserta beberapa barang bukti lainnya.

“Total barang bukti narkoba jenis Sabu adalah 1,163,37 gram bruto,” jelas Kapolres.

Selain Sabu, polisi juga menyita 17 buah pireks kaca, 5 pipet plastik, 5 korek api tanpa kepala, 5 plastik klip, 2 buah bong, 1 buah buku catatan penjual shabu, 2 buah dompet tempat emas, 1 korek api gas tersambung sumbu dan 1 buah kepala dot.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kelima pelaku positif menggunakan narkoba dan keterlibatan para pelaku dalam penjualan sabu dikarenakan faktor ekonomi. Dari kelima pelaku itu mempunyai peran mulai dari pemakai hingga kurir barang haram tersebut.

Kapolres Palu AKBP Mujianto Sik menyayangkan tindakan masyarakat di sekitar TKP, yang terkesan melindungi para pelaku pengedar narkoba tersebut. Saat melakukan pengerebekan itu lanjut Kapolres, pihaknya sempat kewalahan hingga mengakibatkan salah satu pelaku yang yang berinisial DF, yang diduga berperan sebagai  bandar narkoba, berhasil melarikan diri.

“Bukan itu saja saat dilakukan penggeledahan, petugas kesulitan untuk menyita barang bukti berupa satu buah brankas warna biru, yang saat dilakukan pembukaan diketahui berisi narkoba jenis Sabu seberat 1,134 kg, karena beberapa warga berusaha untuk mempertahan brangkas tersebut. Kami berharap kepada masyarakat untuk bekerja sama dan membantu kepolisian dalam memerangi Narkoba, di Kota Palu,” ucapnya.

Saat ini para pelaku sudah ditetapkan sebagai  tersangka, dan bakal di kenakan Pasal 114 ayat (2) ancaman hukuman penjara selama seumur hidup,  atau pidana penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun, Subsider Pasal 112 ayat (2) ancaman hukuman penjara 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

"Untuk pelaku yang masih di bawah umur kita kenakan pidana anak, nanti yang putuskan adalah hakim," jelasnya.

Kapolres mengharapkan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dalam memberantas dan memerangi narkoba karena peredaran narkoba di Kota Palu dewasa ini semakin mengkhawatirkan.

"Apabila mengetahui ataupun melihat adanya tindak pidana berkaitan dengan narkotika agar segera dilaporkan atau segera informasikan ke kantor kepolisian terdekat atau bisa langsung ke Polres Palu," harapnya.   


Editor: Udin Salim