Monday, 23 July, 2018 - 23:48

Sambut Pelatikan Jokowi-JK, Relawan di Sulteng Batal Gelar Panggung Rakyat

Jokowi-JK. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Jelang pelantikan Presiden dan Wakil  Presiden terpilih Joko Widodo dan Mohamad Jusuf Kalla pada Senin (20/10/2014). Relawan Jokowi-JK di Sulawesi Tengah batal menggelar Panggung Ekspresi (Panpres) Rakyat.

Panpres Rakyat  yang direncankan akan digelar  mulai hari ini Minggu (19/10/2014)  akan diramaikan oleh beberapa even kegiatan  seperti theatrikal, musik akustik, orasi-orasi politik  dirangkai dengan doa kebangsaan bersama pada keesokan harinya Senin (20/10) sesat setelah Presiden dan Wakil Presiden diambil sumpahnya.

Ketua Kaukus Relawan Jokowi-JK  Sulteng Ivan Yuntji Sunu menjelaskan pagelaran Panpres Rakyat dimaksudkan untuk mengumpulkan dan mengkondisikan relawan-relawan Jokowi-JK agar  tetap waspada dan siaga terhadap rencana penggagalan plantikan Jokowi-JK.

“Setelah Jokowi dan Prabowo bertemu, situasi politik nasionalkan sudah mencair, ini yang melegakan kami di daerah,” kata Ivan Yuntji.

Untuk menjaga suhu politik yang sudah mendingin, kata Ivan, maka Panpres Rakyat dibatalkan. Ia juga meminta kepada seluruh relawan Jokowi-JK  untuk tidak menyambut pelantikan Presiden dan Wakil Presiden cukup menyaksikan dari televisi dan berdoa di dirumah masing-masing.

“Kalaupun ada acara itu sifatnya spontanitas dan insidental untuk mengekspresikan kegembiaraan politik,” sambung Ivan.

Sebelumnya Kaukus relawan Jokowi-JK Sulteng menggelar konsolidasi di Hotel Grand Duta Palu,  Minggu (12/10/2014). Mereka menyiapkan rencana kegiatan akan menggelar Panggung Eskpresi Rakyat menyambut pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 19-20 Oktober 2014.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut diantaranya Yahdi Basma Pena 98, Idham Halid Akademisi, Muh. Masykur  Partai NasDem dan beberapa ketua-ketua relawan Jokowi-JK.

 
Editor : Subandi Arya