Monday, 18 December, 2017 - 17:05

Satgas K5 Harus Mampu Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

Rapat evaluasi Satgas K5 di Kantor Balai Kota Palu, Selasa, 9 Mei 2017 (Foto : Surahmanto Sukirman/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kota Palu menyelenggarakan rapat evaluasi Satgas K5 Kecamatan Palu Utara dan Kecamatan Tawaeli di aula Balai Kota Palu, Selasa, 9 Mei 2017.

Sekretaris Daerah Kota Palu Asri mengungkapkan Satgas K5 harus mengajak masyarakat untuk bergotong royong dalam mewujudkan K5 (Kebersihan, Ketertiban, Keamanan, Keindahan dan Kenyamanan).

“Kita harus mengedepankan nilai toleransi dan kekeluargaan dalam melaksanakan nilai gotong royong. Karena untuk menciptakan K5, kita harus mengajak warga Kota Palu untuk bersama-sama mewujudkan nilaiyang terkandung pada K5,” katanya.

“Palu memiliki keanekaragaman suku. Kita tidak perlu melihat perbedaan suku warga Palu. Tetapi  jika seseorang sudah tinggal di Palu, berarti kita satu, maka disitulah nilai kekeluargaan, toleransi dan gotongroyong wajib kita bangun,” sambungnya.

Asri mengungkapkan visi Kota Palu untuk lima tahun kedepan selain harus berbudaya dan beradat, namun harus dilandasi iman dan takwa.

“Kita harus menanamkan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat,” jelasnya.

“Untuk menanamkan nilai iman dan takwa, kita harus mendorong agar semua sekolah diberikan jam pelajaran tambahan dua jam tentang nilai keagamaan, agar anak kita sejak dini sudah memahami nilai-nilai ajaran agama. Kita harus mulai menanamkan nilai agama sejak dini,” katanya.

Selain itu, Asri meminta kepada Lurah dan Satgas K5 untuk membentuk dewan adat sebagai wadah menyelesaikan persoalan masyarkat yang terjadi di wilayahnya.

“Revitalisasi nilai-nilai kebudayaan bangsa harus kita kembangkan di Palu, sehingga diharapkan semua Lurah harus membentuk lembaga adat,” katanya.

Menurutnya, beberapa persoalan yang tidak harus diselesaikan oleh hukum positif, tetapi melalui hukum adat.

“Misalnya ada kawasan dilarang untuk menebang pohon. Jika ini dilanggar, maka secara hukum ada bisa dikenakan denda,” jelasnya.

Asri berharap Satgas K5 dapat menjadi tulang punggung dalam mengajak masyarakat dalam menciptakan kebersihan, ketertiban, keamanan, keindahan dan kenyamanan di Kota Palu.

“Satgas K5 harus mendorong, menggerakkan, dan memotivasi masyarakat. Membangkitkan semangat masyarakat untuk berpartisipasi mewujudkan K5,” sambungnya.


Editor : M Yusuf BJ

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.