Monday, 23 July, 2018 - 19:24

Sejumlah Penumpang Bus Kecurian Barang Berharga

Poso, Metrosulawesi.com - Seorang penumpang mengeluhkan pelayanan perusahaan angkutan umum milik PT Suka Medi Laksana (MSL) yang berada di Poso. Keluhan itu terjadi kepada salah seorang penumpang bernama Mansur karena barang bawaan miliknya hilang di dalam mobil MSL saat berangkat menuju kota Manado, Sulawesi Utara baru-baru ini.

Mansur penumpang asal Poso Kota belum lama ini mengakui  barang miliknya berupa laptop merek Sony Vaio berserta uang senilai Rp.200 ribu hilang dicuri.

Selain Mansur, sejumlah penumpang lain yang ada dalam bus MSL juga menjadi korban kehilangan barang bawaan seperti dua buah handphone serta sejumlah uang yang berada di dompet salah satu penumpang.

Aksi pencurian dilakukan oleh salah satu pelaku yang juga seorang penumpang saat mobil bus MSL jurusan Poso-Palu-Manado singgah beristirahat mengisi BBM di salah satu Pertamina yang berada di perbatasan Gorontalo dan Manado pada Rabu 9 Mei 2018 pukul 03.00 Wita.

Sebelumnya penumpang yang diduga pelaku pencurian diketahui naik dari terminal Mamboro Palu dengan tujuan Manado tanpa memiliki tiket atau penumpang gelap.

Sementara itu tepatnya di Kuandam perbatasan Gorontalo-Manado saat sopir singgah di salah satu warung dengan maksud istirahat dan minum kopi.

Pelaku yang tidak diketahui identitasnya tersebut sudah turun duluan dan menghilang membawa sejumlah barang milik penumpang bus.

Mansur, penumpang asal Poso yang ikut menjadi korban mengakui, sebelum kecurian dirinya sama sekali tidak curiga terhadap pelaku karena sempat makan dimeja yang sama saat mobil berisitirahat diwarung makan wilayah Tinombo Kabupaten Parigi Moutong.

"Pelaku sepertinya pura-pura jadi penumpang, saya curiga dia sudah spesialis pencuri barang barang penumpang,"ungkap Mansur kepada Metrosulawesi.

Terkait hal itu pihak Manager bus MSL Soel (40) yang dikonfirmasi mengatakan, aksi pencurian seperti itu sudah biasa terjadi baik dalam pesawat terbang ataupun angkutan darat.

Menurutnya, kehilangan barang penumpang bukanlah tanggung jawab pemilik bus ataupun perusahaan melainkan tanggung jawab penumpang meskipun barang tersebut hilang di dalam bus.

"Aksi pencurian barang seperti ini merupakan hal yang sudah sering terjadi, saya juga sering kehilangan barang saat saya naik pesawat. Jadi kalau barang hilang saya sama sekali tidak bisa bertanggung jawab," ucap Soel.

Ditanya soal pelaku yang tidak memiliki tiket atau penumpang gelap, Soel mengaku hal itu merupakan urusan sopir dan sudah menjadi kebiasaan bisa mengambil penumpang ditengah jalan.

Ia mengimbau kepada seluruh penpang agar saat mobil istirahat untuk waspada menyimpan dan menjaga barang bawaan yang berharga.

Untuk diketahui sesaat setelah kejadian tersebut, penumpang yang menjadi korban kehilangan barang yang ada dalam bus langsung melaporkan kejadian kepihak kepolisian terdekat tepatnya di Mapolsek Atinggola.


Editor: Syamsu Rizal