Saturday, 22 July, 2017 - 18:52

Sekretaris DPD Partai Demokrat Tahanan Kota

Kasi Pidum Kejari Palu, Surianto. (Foto : Dok)

Palu, Metrosulawesi.com - Kejaksaan Negeri  (Kejari) Palu telah menerima berkas perkara dugaan tindak pidana penganiayaan dengan tersangka Abd Razak dari penyidik Polres Palu pada Selasa, 20 Juni. Tersangka Abd Rasak adalah Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulteng.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Palu, Surianto kepada Metrosulawesi, Rabu, 21 Juni mengatakan, bahwa pihaknya telah menerima berkas perkara dan barang bukti dugaan penganiayaan terhadap Suwitno Burase dari penyidik Polres Palu dengan tersangka Abd Razak.

"Setelah berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap maka pada Selasa, 20 Juni kemari, penyidik langsung menyerahkan berkas dan barang bukti kepada kami penuntut umum," ujarnya.

Surianto mengatakan, setelah menerima berkas perkara bersama barang buktinya, pihaknya langsung mengeluarkan penetapan tahanan Kota terhadap tersangka Abd Razak. Pasalnya, saat proses penyidikan, tersangka tidak ditahan.

"Jadi, tersangka Abd Razak  sudah ditahan, tetapi tahanan Kota," katanya.

Diketahui, bahwa Ketua DPAC (Dewan Pimpinan Anak Cabang) Partai Demokrat Palu Utara, Suwitno Burase dianiya oleh tersangka Abd Razak sebagaimana tercantum dalam Laporan Polisi Nomor: LP-B / 1728 / VIII / 2016 / Sulteng / Resor Palu 30 Agustus 2016. Bahwasanya, kejadian itu berawal saat Suwitno Burase mendatangi lobi Hotel Mercure Palu sekira pukul 11.00 Wita. Tujuannya adalah untuk mengklarifikasi hasil Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat Kota Palu kepada tersangka Abd Razak. Tiba-tiba tersangka Abd Razak yang diketahui menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng dengan memaki dan memukul meja lalu mengangkat baju korban, dan mendorong korban  hingga terjatuh. Akibat kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian itu ke Polres Palu.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.