Sunday, 28 May, 2017 - 18:26

Seorang Anak Buruh Bangunan Tewas saat Kerjakan Proyek Pemda Touna

Ardi, korban kecelakaan kerja di kantor Catatan Sipil Touna masih dalam kondisi kritis. (Foto : Harris Wartabone)

Ampana, Metrosulawesi.com – Seorang anak dibawah umur yang diperkerjakan sebagi buruh bangunan di proyek Kantor Catatan Sipil (Capil) Tojo Unauna, Sulawesi Tengah tewas mengenaskan setelah tersengat aliran listrik.

Buruh anak dibawah usia itu diketahui bernama Indra Lesmana  (14 tahun) warga Kebun Kopi, Parigi. Selain Indra, salah satu pekerja diketahui bernama  Ardi  (26 tahun) Desa Lambunu, Parigi kritis setelah tersengat listrik.

Mereka   baru seminggu bekerja  di Kota Ampana    sebagai Tukang Plafon  Rangka Baja  di Kantor Capil di Jalan Gunung Mas, Touna.

Insiden tersebut terjadi Senin (3/11/2014), pukul 12:00 WITA. Saat itu Indra Lesmana  sedang mengerjakan proyek proyek rangka plafon.

Tiba-tiba secara tidak sengaja kakinya menyentuh kabel listrik. Tubuhnya yang kecil langsung terpental dan tewas ditempat.

Sementara temannya Ardi yang berada tak jauh dari korban juga tersengat listrik. Ia juga terpental jatuh dalam kondisi kritis tak sadarkan diri.

"Anak saya datang di Kota Ampana  baru seminggu yang lalu, mereka dibawah sama Ibu Vera  kontraktor Subkon pada pekerjaan di kantor Catatan Sipil yang baru itu,” kata Tini,  ibu kandung dari Indra Lesmana sembari menangis di ruang IGD RS Ampana. Ia terus menuturkan.

"Indra anak pertama saya tulang punggung keluarga, dia sejak  kecil sudah bekerja  mengikuti ayahnya bekerja di pekerjaan proyek, dan saat ini ayahnya ada di Parigi,"  kata Rini yang berkali-kali sempat pinsan tak sadarkan diri melihat jasad anaknya terbujur kaku.

Rencana dari keluarga  jenazah Indra Lesmana akan di makamkan dikampung halamanya  di Kebun Kopi.

Saat Metro Sulawesi mencoba meminta keterangan kepada pihak kontraktor  yang memperkerjakan anak dibawah umur, pihak kontraktor belum bisa  memberikan penjelasan atas peristiwa ini. Mereka mengaku, masih mengurus  perjalanan keluarga  Indra untuk membawa jenazah ke kampung halamannya di kebun kopi .

Seperti yang diketahui,  korban Indra Lesmana adalah anak  pertama dari tiga bersaudara  dari pasangan  Dani (38) dan Tini (35) Warga Desa Kebun Kopi.



Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.