Monday, 29 May, 2017 - 08:15

Seorang Duda di Tolitoli Dipolisikan Calon Istri

KORBAN ANIAYA - Kita alias Saskia saat diwawancarai. (Foto : Suardi/ Metrosulawesi)

Tolitoli, Metrosulawesi.com - Kita alias Saskia (21) terpaksa melaporkan calon suaminya ke Polres Tolitoli, gara-gara tindakan kasar yang telah berulang kali dialaminya.

Usba Dana yang diketahui telah menduda itu, kini buron setelah calon suaminya melaporkan tindakan penganiayaan Senin 26 Desember. Ditemani sang ayah, Syamsudin di hadapan penyidik, Bambang, pelapor memperlihatkan wajahnya yang biru akibat hantaman tinju sang calon suami.

Pelapor juga menunjukkan bukti visum dokter RSU Mokopido Tolitoli, yang mana beberapa bagian tubuhnya ada tanda bekas hantaman. Selain bagian wajahnya, kepada Metrosulawesi, Kita memperlihatkan pergelangan tangan kirinya yang masih biru akibat amukan Usba Dana.

Kapolres Tolitoli, Faisal Ramadani yang dihubungi via telepon, Selasa mengatakan akan mengecek dulu laporan polisi.

"Terima kasih atas informasinya,  saya akan cek dulu LP (laporan polisi,red)," ujar Faisal dari balik telepon genggamnya.

Menurut Korban penganiayaan ini, sampai dengan Selasa pelaku belum juga diamankan pihak kepolisian resort Tolitoli.

"Ada apa, pelakunya belum polisi jemput," ujar Kita penuh tanya.

Usba Dana warga Tolitoli yang berdomisili di Kampung Kuda, Kelurahan Baru itu, telah berulang kali menyakiti korban.

"Saya sudah berulang kali dia--Usba Dana--sakiti. Tapi, baru kali ini benar-benar tidak memaafkannya," tegas Saskia.

Orang tua saya juga sangat keberatan dengan perlakuan dana sapaan hari hari Usba Dana. Itulah sebabnya, bapak saya yang mendampingi saya melaporkan penganiayaan ini ke Molrisumbolan Tolitoli, katanya.

Kepada kepolisian, Kita berharap kasus yang menimpa dirinya ini benar-benar ditangani dengan baik dan benar.

“Kalau hal ini tidak dituntaskan dengan baik, saya akan melapor ke Polda Sulteng,” imbuhnya serius.

Sampai berita ini naik cetak, belum peroleh penjelasan lebih lanjut. Namun, untuk buru sergap polri setempat telah bergerak karena pelaku telah bersembunyi. Konon, Usba Dana juga dekat dengan kehidupan barang terlarang sehingga polisi harus serius menangani kasus ini.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.