Sunday, 25 June, 2017 - 03:04

Setyo: Laporkan Jika Ada Jukir Melanggar

ILUSTRASI - Parkir liar di kawasan anjungan Talise Palu. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Eddy)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dihub) Kota Palu, Setyo Susanto, A.Td meminta kepada masyarakat agar melaporkan kepada pihaknya jika ada juru parkir (jukir) yang melanggar aturan yang berlaku.

“Jadi sapnduk untuk tarif parkir yang berada di jalanan itu sudah sesuai. Karena Perda Kota Palu tentang Retribusi dan Jasa Umum di Pasal 68 setelah tiga tahun melihat pertumbuhan penduduk yang ada, bisa dilakukan penyesuaian. Sementara ayat selanjutnya menyebutkan penyesuaiannya cukup dengan menggunakan Peraturan Wali Kota. Sehingga  kenaikan tarif parkir motor dari Rp1.000 menjadi Rp2.000 seperti yang terpampng di spanduk parkir boleh menggunakan Peraturan Wali Kota,” kata Setyo di Palu belum lama ini.

Namun Setyo juga mengimbau agar masyarakat tertib pakir.

“Hanya kami mengingatkan, jika ada larangan parkir, tolong jangan melakukan parkir. Karena hal tersebut memancing juru parkir liar. Hanya memang, ada beberapa titik yang boleh dilakukan di lokasi larangan parkir, seperti di daerah Bank Sulteng,” katanya.

Selain itu, Kadis Perhubungan Palu juga mengungkapkan bahwa lokasi parkir pada wilayah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tidak dipungut biaya.

“Sudah kami berikan instruksi kepada juru parkir sejak satu bulan yang lalu agar pengguna ATM bebas biaya parkir, sehingga kita minta ke masyarakat jika saat menggunakan ATM, kemudian parkirnya dipungut biaya, laporkan ke kami,” katanya.

“Kami juga rencananya akan  menempelkan stiker di beberapa lokasi ATM bahwa pengguna ATM bebas parkir. Namun kami juga mengimbau kepada masyarakat jika ingin menggunakan ATM harus memarkir kendaraan  di dapan gedung ATM,” sambungnya.

Namun, kata dia, persoalan di lapangan, jukir kadang tidak bisa mengidentifikasi pengguna ATM dan yang berbelanja disekitar lokasi ATM. Olehnya, pengendara yang ingin menggunakan ATM harus memarkir kendaraannya di depan ATM.

“Ada juga juru parkir yang memang masih nakal, meskipun sudah diingatkan, tetap juga mengambil biaya parkir, sehingga kepada pengendara, kami harapkan untuk melaporkan hal tersebut,” katanya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.